BKSDA Sumbar Lepas 16 Ekor Satwa Hylobates Agilis

Azzaren - Sabtu, 18 November 2023 12:55 WIB
Teks foto : Proses pemindahan Owa owa ke habitat alami di Sumbar. (Bonar)

Kitakini.news -BalaiKonservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melepas 16 ekor Owa Owa(Hylobates Agilis) atau biasa dikenal sebagai Ungko di salah satu kawasankonservasi di Sumatera Barat, Jumat (17/11/2023).

Pelaksanatugas Kepala Balai KSDA Sumatera Barat, Lugi Hartanto, mengatakan,pelepasliaran owa-owa ini karena satwa ini termasuk hewan yang dilindungi.

Keenambelas ekor Owa Owa tersebut dilepaskan menjadi delapan pasang di delapan lokasiyang berbeda. Delapan pasang Owa Owa tersebut telah dinyatakan sehat secara fisikdan dapat beradaptasi di habitat barunya setelah melalui proses habituasi disekitar lokasi pelepasliaran selama dua bulan.

Sebelumberada di kandang habituasi, enam belas ekor Owa Owa yang dilepasliarkan initelah melalui proses rehabilitasi selama kurang lebih 3 hingga 7 tahun.

OwaOwa tersebut merupakan hasil sitaan dan hasil penyerahan masyarakat ke BKSDASumatera Barat yang kemudian dititiprawatkan untuk direhabilitasi di YayasanKalaweit Sumatera.

Rangkaianproses rehabilitasi dan training dilakukan untuk mengembalikan sifat liar darikeenam belas Owa Owa ini untuk memastikan mereka memiliki sifat alami dankemampuan bertahan hidup di alam liar.

OwaOwa merupakan hewan monogami yang hidupnya berkelompok, dimana prosesmemasangkannya menjadi salah satu tahapan yang penting dilakukan sebelumkemudian dinyatakan siap untuk dirilis.

Surveylokasi pelepasliaran juga merupakan rangkaian tak terpisahkan daripelepasliaran Owa Owa ini.

BKSDASumatera Barat bersama Universitas Andalas dan Universitas Muhamadiyah SumateraBarat pada bulan Maret 2023 telah melakukan kajian kesesuaian habitat di salahsatu kawasan konservasi di Sumatera Barat yang kemudian dijadikan tempatpelepasan saat ini.

Setelahrangkaian proses rehabilitasi dinyatakan selesai, kemudian keenam belas Owa Owatersebut dipindahkan ke area pelepasan (habituasi) untuk dikenalkan denganhabitat alaminya sebelum dilepasliarkan.

Untukmemastikan Owa Owa dapat dilepasliarkan, tim medis telah melakukan rangkaianpemeriksaan kesehatan fisik. Setelah semua Owa dinyatakan sehat secara fisikdan terbebas dari penyakit sehingga tidak akan membawa penyakit ke populasinyadi alam, barulah proses selanjutnya dapat dilakukan.

Selamasatu tahun ke depan, Owa Owa yang dilepasliarkan ini akan terus dipantauperilakunya setiap hari untuk memastikan mereka mampu bertahan hidup danmenemukan daerah teritorinya.

Pelaksanatugas Kepala Balai KSDA Sumatera Barat, Lugi Hartanto, menuturkan pelepasliaransatwa dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada dengan menerapkan prinsipkehati-hatian agar tidak menimbulkan dampak negatif baik untuk satwa, habitatmaupun masyarakat sekitar.

Saatini keenam belas Owa Owa ini telah berada di "rumah baru" nya. Balai KSDASumatera Barat bersama Yayasan Kalaweit Sumatera akan terus melakukanpemantauan paska pelepasliaran ini hingga Owa Owa ini dinyatakan telahberadaptasi di rumah barunya.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

BKSDA Lepas Liarkan 3 Siamang ke Hutan Taman Nasional Gunung Leuser

News

Harimau Sumatera Pemangsa Hewan Ternak, Terjebak Masuk Perangkap

News

Harimau Sumatera sering Keluar dari Hutan, Warga Pasang Perangkap

News

Dagangkan Satwa Dilindungi, Dua Pria Paruh Baya Diciduk Polisi