Gelar Sosialisasi, Pemkab Deliserdang Komitmen Lawan Korupsi

Guruh Ismoyo - Kamis, 23 November 2023 12:57 WIB
Teks foto : Giat Sosialisasi Anti Korupsi lingkungan Pemkab Deliserdang, oleh Inspektorat Deliserdang. (Anwar)

Kitakini.news -PemerintahKabupaten (Pemkab) Deliserdang berkomitmen melawan segala bentuk tindakkorupsi. Sebab, korupsi bukan hanya karena merugikan keuangan negara, tetapijuga merupakan kejahatan kemanusiaan.

Komitmenini dikemukakan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregardiwakili Kepala Inspektorat Deliserdang, H Edwin Nasution saat membukaSosialisasi Anti Korupsi di Lingkungan Pemkab Deliserdang di Ballroom HotelGrand Antares, Jalan SM Raja, Medan, Rabu (22/11/2023).

"Korupsimerupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, memiskinkan warga dunia. Korupsiterbukti membawa ketidakadilan, ketimpangan dan keterbelakangan. Korupsiterbukti telah menjauhkan bangsa-bangsa di dunia dari kemakmuran. Bersamaitulah sebabnya korupsi menjadi musuh bersama, musuh bersama warga dunia,"kata Inspektur.

Korupsi,sambung Inspektur, di manapun di dunia, termasuk di Indonesia, berkembang danberevolusi sampai pada tahap sistematis. Maka dari itu, untuk melawan korupsidiperlukan keberanian menjalankan pencegahan yang nyata serta penegakan hukumyang adil.

"Tindakanpencegahan tidak kalah pentingnya dengan penegakan hukum. Kita perlu membangunsistem dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, karenasistem itu akan efektif untuk mencegah peluang terjadinya korupsi," tegasInspektur.

Untukitu lanjut Inspektur, pemerintah melakukan langkah percepatan reformasibirokrasi, termasuk di dalamnya reformasi pelayanan perizinan, mekanisme kerjabirokrasi harus diarahkan ke pemerintahan elektronik atau e-Government mulaidari Cashflow Management System, pajak online, e-Bugdeting, e-Purchashing,e-Katalog, pemanfaatan Whistle Blowing System, dan penguatan inspektoratsebagai Aparat Pemerintah Intern Pengawasan (APIP).

"Banyakpekerjaan di birokrasi yang bisa dilakukan jauh lebih efisien denganmenggunakan teknologi. Kata kuncinya adalah membangun ekonomi untukmeningkatkan pelayanan publik dan memperkuat transparansi sertaakuntabilitas," urai Inspektur.

Disamping itu juga, perlu sinergi dan konsistensi seluruh instansi dan komponenmasyarakat dalam penguatan optimalisasi dan internalisasi budaya anti korupsidan dibutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

"Sayamengajak seluruh elemen masyarakat untuk ternyata bersatu padu membangun budayaanti korupsi dalam kehidupan sehari-hari, guna membangun peradaban baru yangbersih demi terwujudnya Deliserdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatyang religius dan rukun dalam kebhinekaan," ajak Inspektur.

Sebelumnya,Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Deliserdang, Gita Priscilla Pinem dalamlaporannya, mengatakan dalam mewujudkan koordinasi dan sinkronisasi perencanaandan monitoring penanganan anti korupsi, diperlukan antara lain pengaduanmasyarakat dan pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemkab Deliserdang sertamasukan dan informasi dari berbagai stakeholder dan elemen masyarakat untukpelaksanaan pengaduan dan pengendalian gratifikasi.

Hadirjuga pada acara tersebut, anggota DPRD Deliserdang, Hj Wastiana Harahap,Kamaruzzaman, Said Hadi, Penyuluh Anti Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) RI Rikcy Marthin Erzuki Damanik, Kepala Dinas Perkim Heriansyah, perwakilankecamatandanlainnya.

Editor
: M Iqbal

Tag:

Berita Terkait

News

GPAK Gelar Aksi di KPK, Desak Pemeriksaan BGS Terkait Dugaan Korupsi MBG Simalungun

News

Bupati Deliserdang Buka Gebyar Olahraga Diikuti 22 Kecamatan

News

Respons KPK Soal Pemko Siantar Siapkan Rp3M Bangun Gedung Yanma Polda Sumut

News

Dipicu Saling Ejek, Dua Kelompok Pemuda di Deliserdang Terlibat Tawuran

News

Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak, Wabup: Saatnya Kita Bangkit!

News

Tahun Ini, Pemkab Deliserdang Bangun & Renov 454 RTLH