Kitakini.news -Pelatih Timnas Indonesia U-20,
Indra Sjafri memberikan bocoran terkait seperti apa kualitas tim agar bisa menjadi juara di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumut tahun 2024 ini.
Hal itu dia sampaikan saat memantau seleksi pemain tim sepakbola PON Sumut di Stadion TD Pardede, Deliserdang, Kamis (18/4/2024) pagi WIB. Menurutnya, level yang dimiliki tim agar menjadi kandidat juara di PON 2024 ini harus menyamai level finalis PON 2020 lalu.
"Saya bandingkan dengan final PON sebelumnya antara Aceh dan Papua, itu lah kualitas PON kita terakhir. Saya pikir oleh sebab itu Sumut, dan saya sebagai (bagian) PSSI yang datang ke sini membantu Asprov (PSSI) Sumut akan membentuk tim yang solid," ujarnya di sela kegiatan.
"Karena kalau dibandingkan dengan final Aceh dan Papua saya kira levelnya cukup bagus, dan itulah yang menjadi pembanding tim Sumut. Bagaimana tim Sumut? Saya belum lihat mereka latihan," ungkap Indra Sjafri kepada awak media.
Seperti diketahui, pada final sepakbola PON 2020 lalu, tim sepakbola Papua sebagai tusn rumah menjadi juara setelah mengalahkan Aceh 2-0 di final.
Sementara itu, Indra Sjafri menjelaskan kehadirannya di Sumut usai diminta menjadi tim talent scouting (pemantau bakat) sejumlah pemain yang mengikuti seleksi yang akan diproyeksikan mengisi slot pemain tambahan di tim sepakbola Sumatera Utara di ajang PON 2024.
"Jadi kemarin itu ada permintaan dari Asprov Sumut yang ingin membentuk tim dalam persiapan PON. Kebetulan Sumut juga tuan rumah bersama dengan Aceh. Tentunya Sumut ingin mempersiapkan tim dengan baik. Oleh sebab itu Asprov meminta kami sebagai tim independen yang berpengalaman dalam memilih talent scouting yang berguna membantu pelatih," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, pada seleksi hari pertama ini pihaknya akan mencari sejumlah pemain yang nantinya akan digabungkan dengan skuat sepakbola Sumatra Utara yang sudah terbentuk dibawah pelatih Reswandi. Kemudian, seluruh pemain tersebut akan di jaring menjadi sebuah tim yang solid.
"Oleh sebab itu hari ini kita melakukan seleksi dan besok akan ada lanjutannya untuk tambahan 30 pemain yang sudah ada di tim pelatih dan akan kita tambah dengan ini, serta besok akan kita lihat lagi," ucapnya.
Pelatih Timnas U-20 tersebut juga mengatakan, bahwa pada seleksi pemain sepakbola putra Sumatera Utara ini, pihaknya hanya bertugas mencari bakat. Sementara itu, semua keputusan terhadap pemain akan diserahkan kepada tim pelatih sebagai pertimbangan.
"Alhamdulillah dari 322 pemain yang hadir kita akan merekomendasikan beberapa pemain yang bisa di coba," ungkapnya.
"Kita hanya merekomendasikan, keputusan akhir tetap oleh tim pelatih. Kami juga mengusulkan pemain-pemain yang ber KTP Sumut yang bermain di Liga, FA dan daerah lain agar dihubungi untuk bisa memperkuat tim PON Sumut," pungkasnya.
Ada lagi nama Azhari Rangkuti, Legenda Sepakbola Era 80 & Tim Talent Scouting PSSI, Rully Nerre, Legenda Sepakbola Era 80 & Tim Talent Scouting PSSI Mahruzar Nasution, Legenda Sepakbola Era 90 & Tim Talent Scouting PSSI. Hadir pula Direktur Teknik Tim sepakbola PON Sumut, Ridwan Saragih, serta pelatih kiper timnas U-20, Sahari Gultom dan lain-lain.