Kitakini.news - Meski belum ada kejelasan Perpanas 2024 di Sumatera Utara, atlet Tenis Meja Disabilitasyang pernah meraih medali emas ajang ASEAN Para Games 2022 asal Sumut, tetapberlatih secara rutin.
Latihan itu pun dilakukan di GOR Angsapura Medan, Jalan Arif Rahman Hakim, KotaMedan, Sumatera Utara, Sabtu (25/5/2024). Berbagai pola teknik pun dilakukan masing masing atlet yang diadu, baik ituperempuan maupun laki-laki ke dalam tiga arena .
Diantaranya, disabilitas yang menggunakan kursi roda di tandingkan denganpenyandang kursi roda juga. Sedangkan yang keterbatasan fisik namun tidakmengenakan kursi roda ditandingkan dengan sesama.
Menurut pelatih atlet tenis meja disabilitas, M.Ridwan, kompetisi di daerah itusangat kurang sehingga para atlet ini menurun permainannya. Untuk latihannyapun Ridwan mengutamakan fisik dan mental agar pukulan smash terkontrol.
Untuk itu, Ridwan mengambil inisiatif ke para atlet dengan menyisihkanpendapatan pribadinya sebagai hadiah ketika latihan dilakukan agar semangatmereka kembali timbul. Selain itu, kesabaran pun harus ditingkatkan karena untuk melatih disabilitasharus dari hati ke hati.
Sementara itu menurut atlet tenis meja disabilitas, Sofyan, dirinya pernahmeraih emas di ASEAN Para Games tahun 2022. Namun dirinya kecewa dengan pemerintah Sumatera Utara yang selalumembandingkan-bandingkan dengan non disabilitas dalam fasilitas dan bonus.
Bagi atlet non disabilitas diberikan sepenuhnya sedangkan disabilitas malahsetengah dari mereka. Bahkan fasilitas pun sampai sekarang juga belum disiapkanpadahal prestasi sudah diraih .
Bahkan target Perpanas ini, Sofyan akan merebutnya dan akan maju mewakiliIndonesia ke ajang internasional di Thailand. (**)