PON 2024

Riau dan DKI Jakarta Raih Medali Emas Pertama PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Cabor Senam Artistik

**Riau dan DKI Jakarta Mendominasi di Senam Artistik PON XXI 2024**
Sukri - Rabu, 28 Agustus 2024 19:56 WIB
pon2024.id
Foto bersama pasca pengalungan medali PON 2024 cabor senam artistik.
Kitakini.news -Tim senam artistik putra Riau berhasil meraih emas pertama PON XXI Aceh-Sumut 2024. Bertanding di Gedung Serbaguna Disporasu, Deli Serdang, Rabu (28/8/2024), Riau tampil memukau dan memenangkan nomor beregu putra, mengulang kesuksesan mereka di PON XX Papua 2020.

Riau meraih medali emas dengan penampilan yang konsisten. Sementara itu, Jawa Timur menyusul di posisi kedua dan membawa pulang medali perak. Medali perunggu direbut oleh tim Sumatera Selatan. Ini merupakan kali kedua bagi Riau meraih emas dalam kategori yang sama, menegaskan kekuatan mereka di cabang olahraga ini.

Agung Suci Tantio Akbar, salah satu pesenam andalan Riau, mengungkapkan kegembiraannya atas kemenangan ini. Meski demikian, Agung mengakui bahwa mempertahankan gelar bukanlah hal yang mudah.

"Saya tidak menyangka bisa meraih emas lagi. Ini cabor senam yang hampir setiap kontingen berpotensi kuat emas," ujar Agung. "Kami memang menargetkan mempertahankan gelar, tapi harus diakui kami cukup kesulitan untuk bersaing di sini. Kami harus berlatih lebih giat lagi," ujarnya.

Sementara itu, di nomor beregu putri, kontingen DKI Jakarta juga berhasil mempertahankan medali emas yang mereka raih di PON XX Papua 2020. Jawa Timur yang tampil cukup kuat harus puas dengan medali perak, sedangkan Sulawesi Selatan berhasil merebut medali perunggu.

Meski berpotensi meraih emas, Jawa Timur mengalami kendala pada nomor balok keseimbangan, yang membuat DKI Jakarta berhasil mengungguli mereka. Keberhasilan DKI Jakarta semakin spesial karena mereka berkompetisi tanpa salah satu pesenam andalan mereka, Rifda Irfanaluthfi, yang mengalami cedera saat Olimpiade 2024 di Paris.

Pelatih tim senam DKI Jakarta, Eva Butar Butar, tidak bisa menyembunyikan kegembiraan dan kebanggaannya atas pencapaian timnya.

"Kami cukup tegang karena biasanya ada Rifda. Tapi, kali ini kami berjuang tanpa Rifda dan anak-anak mampu menunjukkan semangat juang yang baik," kata Eva.

"Kami agak gugup, tapi bisa mengatasinya dengan kerja keras," ujarnya lagi.

Cabang olahraga senam artistik ini masih akan berlangsung di Gedung Serbaguna Disporasu hingga 31 Agustus 2024, dengan beberapa nomor pertandingan yang masih menunggu giliran. Persaingan yang ketat diprediksi akan terus terjadi seiring dengan penampilan para atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi

Olahraga

Perjuangan Sofyan Tan Berhasil, Pemerintah Siapkan Rp1,8 Triliun untuk PTS

Olahraga

Thailand Lolos Dramatis, Malaysia Tumbang 3-2 di Stadion Teladan

Olahraga

Pertahankan Disertasi tentang Citra Polri, Jurnalis Senior Eddy Iriawan Raih Gelar Doktor Cumlaude

Olahraga

Nova Arianto Puji Mental Garuda Muda Usai Tumbangkan Vietnam: Atmosfer Stadion Sangat Bagus

Olahraga

Final Dini ASEAN U-19: Nova Arianto Siapkan Jurus Redam Vietnam