Kitakini.news - Hasilmemuaskan tim kriket putri Sumut meraih medali emas setelah mengalahkan provinsiBali pada laga final di Lapangan Cerdas Lubukpakam, membawa kesan mendalam bagiDwiantika Salsabilah, pemain yang ikut mengantarkan tuan rumah jadi juara. Saatitu, timnya dengan perwakilan Pulau Dewata di partai final dengan skor 40/2 vs39/4.
Dwiantikapun turut menerima medali emas pada sesi penyerahan oleh Ketua Umum KONI Sumut,John Ismadi Lubis dengan disaksikan Ketua Pemprov Persatuan Cricket Indonesia(PCI) Sumut, Wangsa Amin, tim Manajer Syawal Gultom dan pengurus serta paraorang tua atlet.
DwiantikaSalsabilah Wardani, nama lengkapnya. Ia didampingi orang tuanya, Rabu(4/9/2024) saat menerima medali bersama rekan setimnya. Katanya, hasil positiftersebut akan ia perjuangkan lagi di laga selanjutnya di nomor T20.
SebutDwi, olahraga Kriket sangat membutuhkan tenaga super ekstra. Sebab permainanini dilangsungkan di lapangan terbuka yang suhu udaranya tidak diketahui bisapanas atau mendungbahkan bisa saja hujan.
"Tapikalau hujan, laga langsung dihentikan. Sebab lapangan yang basah, akanmenyusahkan para atlet menangkap bola ataupun memukul," katanya sambilmelemparkan senyum manisnya.
Menurutnya,tim kriket putri Sumut merupakan tim yang solid sehingga mampu tampil gemilangsaat di laga perdana. Hal itu siap untuk diulang pada laga bajak penyisihannomor Twenty (20).
"ĺnsyaAllah kita bisa membuktikan kalau Sumut mampu berbicara di tingkatnasional," kata mahasiswa Unimed Fakultas Ilmu Keolahragaan semester 7tersebut. Ia anak ketiga dari tiga bersaudara.
SementaraJhoni Wardani didampingi istri Purwanti Ningsih selaku orang tua Salsabilahmengatakan, cukup bangga atas keberhasilan tim kriket putri Sumut meraih medaliemas. Padahal cabor ini baru terbentuk mengingat PON dilaksanakan di Aceh danSumut.
"Untukitulah, saya meminta pada Salsabilah agar jangan cepat berpuas diri mengingatpertandingan masih ada beberapa nomor yang digelar," kata Jhoni yangmenetap diBinjai Utara tersebut.
Selainitu, tambahnya, ia bersama istri juga membiasakan ketiga anaknya untuk hidupdisiplin agar baik dalam beraktivitas maupun baik saat menimba ilmu di kampusmaupun di lapangan hijau saat berlatih atau bertanding.
"Makanyasaya dan istri terus mendoakan tim kriket putri Sumut mampu keluar sebagai timterbaik di ajang multi event empat tahunan ini," pungkasnya mengakhiri.