Kitakini.news -Kabar yang tak disangka-sangka mencuat di sela peluncuran tim
PSMS Medan yang akan berlaga pada Kompetisi
Liga 2 Musim 2024/2025. Saktiawan Sinaga yang sebelumnya digadang-gadang bakal menjadi asisten manajer PSMS Medan, malah berubah status menjadi manajer tim berjuluk Ayam Kinantan.
Dengan begitu, posisi manajer yang selama ini kosong dan menjadu tanda tanya publik terjawab sudah
Chief Executive Officer (CEO) PSMS Medan, Arifuddin Maulana Basri, menjelaskan alasan mengapa eks striker timnas dan legenda hidup Ayam Kinantan itu malah didapuk jadi manajer.
"Karena enggak ada sosok yang berani jadi manajer PSMS Medan, Bang Sakti yang berani," ujarnya, Kamis (5/9/2024), saat peluncuran tim dan jersey PSMS Medan, di Pos Bloc, Medan.
Arie-sapaan akrabnya, tak menampik kalau keputusan Saktiawan Sinaga terjadi baru-baru ini.
"Keputusannya baru-baru saja. Selama ini kita mencari siapa yang berani jadi manajer, ternyata, di perjalanan belum ada juga yang berani dengan kondisi sekarang. Tapi Bang Sakti berani jadi manajer," jelasnya.
Hingga, pihaknya pun menyambut dengan baik kesediaan Saktiawan. "Selain dia legend PSMS Medan, dia juga mantan pemain, harusnya dia mengerti nge-treat (memperlakukan) pemain, jadi manajer dia harus tahu luar-dalam bola," tegasnya.
Bagi Saktiawan, posisi manajer klub Liga 2 menjadi yang pertama dalam karirnya.
Dengan ini, Arie memastikan posisi asisten manajer ditiadakan seiring bersedianya Saktiawan Sinaga menjadi manajer.
"Tidak ada asisten manajer, cukup Bang Sakti sebagai manajer PSMS," pungkasnya.