Kitakini.news -Kementerian Pemuda dan Olahraga(Kemenpora) menegaskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumutdan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Jawa Tengah, dilakukanpendampingan tata kelola.
Menteri Pemuda dan Olahraga RepublikIndonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengatakan, pendampingan tersebut berupaSatuan Tugas (Satgas) yang bukan hanya untuk pemerintah provinsi. Melainkanjuga akan melakukan pengawasan terhadap pemerintah pusat yang terlibat dalampenyelenggaraan PON XXI dan Peparnas XVII Jawa Tengah.
"Satgas ini terdiri dari dua tim, yaitu satgas pelaksana yang dipimpinoleh saya sebagai Menpora dan satgas pendampingan tata kelola penyelenggaraanPON dan Peparnas yang dipimpin oleh Wakil Jaksa Agung," imbuh Ditobaru-baru ini di Medan.
Sebagaimana diketahui, satgas ini dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden(Keppres) Nomor 24 Tahun 2024 tentang Satuan Tugas (Satgas) PengawalanPenyelenggaraan PON XXI 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara serta PekanParalimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Provinsi Jawa Tengah. Satgas inibertugas untuk mengawasi kedua event tersebut baik di Pemerintah Provinsimaupun Pemerintah Pusat.
Sementara itu, Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni menjelaskan pihaknya jugasudah melakukan upaya mitigasi untuk pelaksanaan PON XXI. Dirinya bahkanmelibatkan seluruh Aparat Penegak Hukum (APH) dan Forkopimda dalampenyelenggaraan PON XXI di Wilayah Sumut.
"Saat Saya mulai menjabat sebagai Pj Gubernur Sumut Saya langsungmelibatkan Forkopimda dalam PB PON XXI, Kapolda, Kejati, DPRD semua terlibat.Ini upaya mitigasi kita agar PON bisa berjalan dengan baik," terang Fatoni.
Fatoni menambahkan pemerintah pusatdan daerah juga terus berkoordinasi terkait penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut.Hal tersebut diharapkan mampu mencegah adanya kesalahan, mal administrasi ataupenyelewengan.
"Kita tidak ingin hal tersebut terjadi, tetapi tentu kita juga melakukanupaya mitigasi, pencegahan, goal kami pada PON kali ini sukses prestasi, suksespenyelenggaraan, sukses administrasi, sukses ekonomi dan sukses pasca PON, kamimemegang teguh itu," bebernya. (**)