Kitakini.news -Pelatih Persikota Tangerang, Delfiadri, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya takluk 1-0 dari
PSMS Medan di Stadion Baharuddin Siregar, Jumat (15/11/2024) sore. Gol tunggal yang tercipta melalui penalti Jacinto Cabral pada babak pertama menjadi penentu hasil laga yang menurut Delfiadri penuh kontroversi.
"Anak-anak sudah bermain cukup baik, terutama di babak kedua. Kami bahkan punya beberapa peluang emas, tapi penyelesaian akhir menjadi masalah besar. Ini yang harus segera kami perbaiki," ujar Delfiadri usai pertandingan.
Namun, ia juga menyoroti keputusan wasit Agus Fauzan yang memberikan penalti kepada PSMS karena handball pemain belakang Persikota, Muhamad Syukron. Delfiadri menyebut keputusan itu kontroversial dan memengaruhi jalannya pertandingan.
"Keputusan wasit memang harus dihormati, tetapi menurut saya situasi handball itu masih bisa diperdebatkan. Selamat untuk kemenangan PSMS Medan, walaupun dengan (tertawa). Itulah wasit Indonesia, menodai pertandingan," ucap Delfiadri dengan nada kecewa.
Kapten Persikota, Hafit Ibrahim, turut menyampaikan keluhan terhadap kepemimpinan wasit yang dinilainya tidak konsisten sepanjang laga.
"Saya mewakili teman-teman sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit. Mungkin teman-teman melihat bagaimana wasit memimpin ya, kita sama-sama bisa belajar, ke depannya wasit Indonesia bisa lebih baik lagi. Permainan, mungkin kami bisa menang, karena PSMS cuma 1 itu saja dikasih penalti," ujar Hafit tegas.
Dengan kekalahan ini, Persikota harus turun dua tingkat ke peringkat di lima klasemen sementara Liga 2, dengan 14 poin.