Khabib Nurmagomedov

Khabib Nurmagomedov Berduka, Legenda Gulat Juara Olimpiade Terbesar Panutannya Meninggal di Bulan Ramadan

Khabib Nurmagomedov Berduka atas Wafatnya Buvaisar Saityev
Sukri - Senin, 03 Maret 2025 02:15 WIB
istimewa
Khabib Nurmagomedov bersama legenda gulat dunia asal Rusia, Buvaisar Saityev, semasa hidupnya.(Foto: khabib_nurmagomedov/Instagram)

Kitakini.news -Legenda UFC asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Buvaisar Saityev, salah satu pegulat terbesar dunia asal Dagestan, Rusia, Minggu (2/3/2025) malam waktu setempat atau Senin (3/3/2025) dini hari WIB.

Khabib, yang juga terinspirasi oleh Saityev, mengatakan, "Anda menginspirasi jutaan anak di dunia, Anda akan sangat dirindukan."

Melansir Buvaisar Saityev, yang lahir pada 11 Maret 1975 di Khasavyurt, Dagestan, meninggal dunia pada usia 49 tahun. Kabar duka ini mengejutkan komunitas olahraga internasional, mengingat Saityev dikenal sebagai salah satu pegulat paling berprestasi dalam sejarah.

Saityev meraih medali emas Olimpiade pertamanya pada usia 21 tahun di Atlanta 1996, disusul emas kedua di Sydney 2000, dan yang ketiga di Athena 2004. Selain itu, ia juga memenangkan enam gelar juara dunia dan tiga gelar juara Eropa, menjadikannya salah satu pegulat paling dominan di kelasnya.

Gaya gulat Saityev dikenal karena tekniknya yang halus dan strateginya yang cerdas di atas matras. Ia mampu menggabungkan kekuatan fisik dengan keterampilan teknis yang luar biasa, membuatnya sulit dikalahkan oleh lawan-lawannya. Pengaruhnya tidak hanya dirasakan di Rusia, tetapi juga di seluruh dunia, di mana banyak pegulat muda menjadikannya sebagai panutan.

Setelah pensiun dari kompetisi, Saityev tetap aktif dalam dunia gulat dengan menjadi pelatih dan mentor bagi generasi berikutnya. Ia juga terlibat dalam berbagai program pengembangan olahraga di Rusia, khususnya di wilayah asalnya, Dagestan, yang dikenal sebagai salah satu pusat gulat di negara tersebut.

Kepergian Saityev meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan komunitas gulat global. Banyak atlet dan organisasi olahraga menyampaikan belasungkawa atas kehilangan sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia gulat, sebut saja, Abdulrashid Sadulaev, juara Olimpiade dua kali asal Rusia. Warisan dan prestasinya akan terus dikenang serta menginspirasi generasi mendatang.

Informasi mengenai penyebab kematiannya belum diumumkan secara resmi oleh pihak keluarga atau otoritas terkait. Namun, penghormatan dan penghargaan atas dedikasinya dalam dunia gulat terus mengalir dari berbagai penjuru dunia.

Buvaisar Saityev akan selalu dikenang sebagai ikon gulat yang telah mengharumkan nama Rusia dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. Semoga jasa-jasanya dalam dunia olahraga terus dikenang, dan semangatnya dalam mengembangkan gulat tetap hidup di hati para penggemarnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry

Olahraga

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Olahraga

5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

Olahraga

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Olahraga

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Olahraga

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics