Kitakini.news – Pertarunganantara juara kelas ringan UFC Islam Makhachev vs Alexander Volkanovski, juara kelas bulu UFC menjadisalah satu laga paling dinanti fans di awal tahun 2023. Pertarungan antaraperingkat pound for pound (P4P) atau yang terbaik peringkat 1, Volkanovski, danperingkat 2 P4P, Islam Makhachev itu memperebutkan sabuk juara kelas ringan milik Islam danjuara P4P.
Jelang pertandingan, berbagai drama terjadi dari keduapetarung itu. Berawal saat Islam di atas Octagon menyebut Volkanovski ‘lelakipendek’, gantian Si Hebat, julukan Volkanovski membalasnya dengan perangpsikologis atau psywar.
Dalam kicauan Volkanovski di media sosialnya, dia mengunggahvideo menunjukkan lututnya yang berbalut otot. Alex mengatakan, dia akanmenyasar wajah Makhachev dengan lututnya itu.
“Aku punya wajahnya di lututku,” kata juara UFC asalAustralia tersebut.
Makhachev awalnya tidak mau menanggapi psywar tersebut.Namun belakangan, sekitar dua pekan jelang pertandingan tersebut, Makhachevmembalas. Adalah reporter Sky Sports yang membuat petarung asal Makhachkala,Dagestan, Rusia tersebut akhirnya berbicara.
Melansir video di kanal youtube mainevent, Rabu(01/02/2023), yang mengutip video wawancara Sky Sports Australia, Islam tertawasebelum memberikan jawabannya.
“Bagaimana dia mau meletakkan wajahku di lututnya, karena diaterlalu pendek, dia butuh kursi untuk ini,” kata Islam sambil tersenyum.
Islam mengaku menghormati Volkanovski sebagai petarung UFCterbaik saat ini. Tapi mengambil pertandingan menghadapi petarung kelas ringan,dia menilai Volk seperti menggali kuburannya sendiri.
“Dia (Alexander Volkanovski), dia raja pound for pound saatini. Tapi dia taget baruku selanjutnya, aku harus menghajarnya danmenghabisinya. Dia penyerang yang bagus, tapi divisi ini bukan untuknya, karena155 (pon) orang-orangnya besar. Aku rasa dia membuat masalah untuknya sendiridi divisi ini,” ucapnya.
Redaksi