Kitakini.news - Adik seperguruan Khabib Nurmagomedov, Movlid Khaybulaev, kembali membuktikan bahwa darah Dagestan tak bisa diremehkan. Dalam duel sengit di ajang Professional Fighters League (PFL) 1 2025 yang digelar di Universal Studios Florida, Orlando, Kamis (3/4/2025) waktu setempat atau Jumat (4/4/2025) WIB, Khaybulaev menang tipis atas
Jeremy Kennedy lewat keputusan split decision (keputusan terpisah).
Pertarungan featherweight itu berjalan ketat sejak ronde pertama. Semua juri memberi skor identik, 29-28, namun dua di antaranya menjatuhkan pilihan pada Khaybulaev. Kemenangan ini meloloskan sang petarung Dagestan ke fase berikutnya dalam turnamen eliminasi PFL 2025 yang memperebutkan hadiah 500 ribu dolar AS.
Khaybulaev, yang tak terkalahkan sejak debut profesionalnya (rekor kini 22-0-1), menunjukkan kelasnya sebagai spesialis grappling. Setelah Kennedy unggul di awal dengan striking tajam dan jangkauan lebih panjang, Khaybulaev mulai mengambil alih permainan lewat takedown bersih dan kontrol dominan di ground.
Momen krusial terjadi di ronde kedua dan ketiga, saat Khaybulaev berhasil menekan Kennedy ke dinding cage dan menjaga kontrol selama lebih dari satu menit. Meski tak ada pukulan besar yang mendarat, dominasi posisi itulah yang meyakinkan dua juri untuk memberinya dua ronde kemenangan.
Sementara Kennedy (19-5), mantan penantang gelar Bellator, harus mengakui keunggulan strategi lawannya dalam duel tiga ronde ini.
Di laga utama malam itu, Jason Jackson mengunci kemenangan atas Andrey Koreshkov via submission ronde kedua. Jesus Pinedo juga tampil impresif dengan TKO di ronde pertama atas Adam Borics, sementara Logan Storley menang mutlak atas Joseph Luciano.
PFL 2025 pun makin panas. Khaybulaev hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengangkat sabuk juara dan membawa pulang satu juta dolar. Warisan Dagestan terus hidup.