Kitakini.news -Paris Saint-Germain (PSG) sukses meraih kemenangan 3-1 atas
Aston Villa dalam leg pertama perempat final
Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (10/4/2025) dini hari WIB. Meski sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Morgan Rogers di menit ke-35,
PSG bangkit dan mencetak tiga gol balasan lewat Désiré Doué, Khvicha Kvaratskhelia, dan Nuno Mendes.
Pelatih PSG, Luis Enrique, memuji karakter dan mentalitas anak asuhnya usai bangkit dari situasi tertinggal.
"Saya pikir tim menunjukkan kepribadian dan karakter. Kami senang karena hasilnya sangat baik, tetapi kami harus memiliki mentalitas yang tepat untuk mencoba dan memenangkan pertandingan kedua," ujar Enrique, melansir One Football.
Ia juga menyoroti pentingnya kendali emosi dalam laga besar seperti ini. "Kami selalu mengatakan bahwa ketika Anda memainkan pertandingan sepenting ini, Anda harus mengendalikan emosi Anda. Itu penting karena pertandingan-pertandingan ini memiliki pasang surut," kata dia.
Enrique turut mengapresiasi dukungan dari para fans di stadion. "Kami tahu bahwa dukungan dari para penggemar kami akan sangat penting besok. Sebagai tim, kami harus sangat fokus," sebutnya.
Sementara itu, manajer Aston Villa, Unai Emery, tetap menjaga optimisme meski kalah. "Kami masih memiliki 90 menit untuk bermain, dan di kandang sendiri, kami bisa lebih kuat dan memenangkan duel-duel penting," ucapnya mengutip The Guardian.
Ia mengakui kualitas PSG, namun tak ingin patah semangat. "Gol terakhir sedikit mengecewakan karena terjadi di menit terakhir, tetapi itu tidak banyak mengubah keyakinan kami. Mereka menunjukkan kekuatan dan kualitas individu mereka," ujar Emery.
"Kami percaya pada Villa Park dan para pemain," tegasnya, menjadikan leg kedua di Inggris sebagai ajang pembuktian.