Kitakini.news -Bek muda FC Barcelona, Pau Cubarsí, kini menjadi kandidat terdepan untuk meraih penghargaan
Golden Boy 2025. Sementara itu, rekan setimnya, Lamine Yamal, yang memenangkan penghargaan tersebut pada tahun 2024, tidak memenuhi syarat untuk memenangkannya kembali tahun ini.
Cubarsí, yang berusia 18 tahun, telah menunjukkan performa luar biasa bersama Barcelona musim ini. Ia menjadi bagian penting dalam kesuksesan tim meraih treble domestik: La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de España. Selain itu, ia juga mencatatkan rekor sebagai bek termuda yang menjadi starter di perempat final Liga Champions pada usia 17 tahun dan 79 hari.
Prestasi individunya termasuk masuk dalam Tim Terbaik La Liga 2024–25 dan Tim Dunia U-20 IFFHS 2024.
Sementara itu, Lamine Yamal, yang memenangkan Golden Boy 2024 pada usia 17 tahun dan 137 hari—menjadikannya pemenang termuda dalam sejarah penghargaan ini—tidak dapat bersaing untuk penghargaan tahun ini karena aturan yang melarang pemenang sebelumnya untuk dinominasikan kembali.
Golden Boy adalah penghargaan tahunan yang diberikan oleh surat kabar Italia Tuttosport kepada pemain muda terbaik di Eropa yang berusia di bawah 21 tahun dan bermain di divisi teratas liga Eropa. Pemenang ditentukan oleh panel jurnalis dari berbagai negara.
Dengan pencapaian impresifnya musim ini, Cubarsí menjadi favorit kuat untuk meraih Golden Boy 2025, melanjutkan tradisi Barcelona dalam menghasilkan talenta muda berbakat setelah kesuksesan Yamal tahun lalu.
Sumber: Diario AS, Cadena SER, goldenboyaward.com