Kitakini.news - Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya meraih gelar
Liga Champions UEFA pertama mereka dengan kemenangan telak 5-0 atas
Inter Milan dalam final yang berlangsung di Allianz Arena, Munich, pada 31 Mei 2025, atau Minggu (1/6/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya mengakhiri penantian panjang
PSG di kancah Eropa, tetapi juga mencatatkan rekor sebagai kemenangan terbesar dalam sejarah final Liga Champions.
Jalannya Pertandingan
PSG tampil dominan sejak awal pertandingan. Achraf Hakimi membuka keunggulan pada menit ke-15 setelah melakukan penetrasi dari sisi kanan dan melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dihentikan kiper Inter.
Lima menit berselang, Désiré Doué menggandakan keunggulan PSG dengan memanfaatkan umpan tarik dari sisi kiri. Doué kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-63 melalui kombinasi satu-dua yang apik di dalam kotak penalti.
Khvicha Kvaratskhelia menambah penderitaan Inter dengan gol keempat PSG pada menit ke-74, sebelum Ousmane Dembélé menutup pesta gol dengan tembakan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-89.
Strategi dan Kunci Kemenangan
Di bawah arahan pelatih Luis Enrique, PSG menampilkan permainan ofensif yang terorganisir dengan baik. Tekanan tinggi dan pergerakan tanpa bola yang efektif membuat Inter kesulitan mengembangkan permainan. Pemain-pemain seperti Vitinha, Doué, Kvaratskhelia, dan Hakimi menunjukkan performa luar biasa, sementara Inter terlihat kewalahan dan gagal memberikan perlawanan berarti.
Dampak dan Prestasi
Kemenangan ini menandai gelar Liga Champions pertama bagi PSG, menjadikan mereka klub Prancis kedua yang meraih trofi ini setelah Marseille pada tahun 1993. Selain itu, PSG juga berhasil meraih treble winners musim ini, setelah sebelumnya menjuarai Ligue 1 dan Coupe de France. Dengan pencapaian ini, PSG memastikan tempat di Piala Super UEFA 2025 melawan juara Liga Europa dan akan mewakili Eropa di Piala Interkontinental FIFA 2025.
Sumber: Diario AS, Bavarian Football Works, The Sun