Kitakini.news -Demi memperkuat fondasi bola voli di Sumatera Utara,
PBVSI Sumut kini memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas pelatih sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membina atlet berbakat.
Ketua PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar, menegaskan bahwa pelatih yang kompeten menjadi elemen vital dalam melahirkan generasi voli yang kompetitif, baik di level daerah maupun nasional.
"Pelatihan demi pengembangan bagi pelatih itu penting karena menjadi salah satu kunci keberhasilan pembinaan," ujar Wiko saat ditemui di Medan, Senin (7/7/2025).
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pusat yang telah memberikan kesempatan kepada salah satu pelatih kami untuk bergabung bersama timnas U-21," katanya.
Wiko mengungkapkan bahwa pihaknya akan lebih sering menggelar pelatihan-pelatihan kepelatihan di daerah. Tujuannya, agar jumlah pelatih bersertifikat nasional dari Sumut terus meningkat, sehingga proses pembinaan di tingkat klub dan daerah bisa berjalan lebih profesional.
Tak hanya itu, PBVSI Sumut juga mendapat dukungan penuh dari PBVSI Pusat untuk mengirimkan pelatih asal Sumut menjalani program magang di Samator, klub elite nasional yang dikenal sebagai kawah candradimuka para atlet voli berbakat Tanah Air.
"Nanti kami akan diskusikan siapa saja yang akan kami kirim ke Samator. Ini tentu menjadi motivasi besar bagi pelatih-pelatih kami untuk terus berkembang," kata Wiko.
"Dengan pelatih yang makin mumpuni, persiapan Sumut menghadapi PON mendatang juga akan jauh lebih matang," tambahnya.
Selain peningkatan kualitas pelatih, PBVSI Sumut juga serius dalam memperkuat pembinaan usia dini. Mereka menilai pembinaan di level pelajar sebagai investasi jangka panjang yang akan membuahkan hasil nyata dalam beberapa tahun ke depan.
Sebagai langkah konkret, PBVSI Sumut telah menggelar sejumlah turnamen antar pelajar di beberapa kabupaten/kota. Dari ajang-ajang tersebut, mereka sudah mengantongi nama-nama atlet muda bertalenta, termasuk beberapa yang memiliki postur menjanjikan.
"Kita sudah kantongi tiga nama dengan tinggi lebih dari 1,8 meter. Mereka juga akan kita kirim magang ke Samator," ungkap Wiko.
"Dengan makin banyaknya atlet muda kita yang mendapat pengalaman di klub besar, kami yakin Sumut akan punya stok atlet berkualitas di masa depan," ucapnya.
Langkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa PBVSI Sumut tak hanya mengejar prestasi jangka pendek, tapi juga tengah merancang sistem pembinaan terstruktur demi masa depan bola voli Sumatera Utara yang lebih cerah.