Chelsea

Brighton Raup Hampir €300 Juta dari Chelsea Sejak 2022, Klub Kecil Jadi Raksasa Bisnis

Sukri - Selasa, 08 Juli 2025 17:00 WIB
istimewa
Joao Pedro.(Foto: @AbsoluteChelsea/X)

Kitakini.news -Brighton & Hove Albion bukan hanya sukses membangun tim kompetitif di Premier League, tapi juga menjadi salah satu klub tersukses secara finansial berkat kebijakan transfer cerdas. Sejak tahun 2022, Brighton tercatat telah menerima hampir €300 juta dari Chelsea, menjadikannya sebagai pemasok 'emas' bagi raksasa London tersebut.

Pemain terbaru yang dilepas Brighton ke Stamford Bridge adalah João Pedro, striker muda asal Brasil. Transfer ini diumumkan awal Juli 2025 dengan nilai mencapai £60 juta termasuk bonus. Dengan ini, total pemasukan Brighton dari Chelsea semakin menggunung.

Menurut laporan TalkSport dan The Sun, berikut nama-nama dan nilai transfer yang telah memperkaya kas Brighton:

Moisés Caicedo – £115 juta (2023)

Marc Cucurella – £62 juta (2022)

Robert Sánchez – £25–30 juta (2023)

João Pedro – £60 juta (2025)

Kompensasi Graham Potter dan staf pelatih – sekitar £21–24 juta (2022)

Totalnya mencapai £257 juta atau setara dengan €300–332 juta, menjadikan Brighton sebagai klub penerima transfer terbesar dari satu klub di Premier League dalam tiga tahun terakhir.

"Brighton telah menjadi contoh bagaimana klub dengan visi jangka panjang bisa berkembang secara finansial dan tetap kompetitif," ujar analis sepak bola Inggris, David Ornstein, kepada BBC Sport.

Manajer Brighton saat ini pun tak ragu menyebut bahwa filosofi klub tak hanya soal menang, tapi juga menciptakan nilai.

"Kami membangun pemain, bukan hanya untuk tim, tapi juga sebagai aset. Jika waktunya tepat, kami jual dengan harga yang pantas," ujar CEO Brighton, Paul Barber, dalam pernyataannya baru-baru ini.

Chelsea sendiri disebut-sebut terlalu 'royal' membayar pemain dari Brighton. Namun The Blues terus tertarik karena pemain-pemain dari klub itu dinilai memiliki kualitas, disiplin, dan adaptasi tinggi terhadap sistem permainan Premier League.

Brighton pun menggunakan dana yang mereka dapat untuk investasi jangka panjang: membangun fasilitas akademi, pusat data analitik, dan memperkuat jaringan scouting global mereka.

Brighton, dari Klub Kecil Menjadi Raja Transfer

Dikenal sebagai klub dengan bujet sederhana, Brighton kini menjelma menjadi "raja transfer". Mereka tak hanya menjual dengan harga mahal, tapi juga berhasil menjaga performa mereka tetap stabil di papan tengah bahkan sempat lolos ke Eropa.

"Ini bukan soal keberuntungan. Ini hasil kerja sistematis selama bertahun-tahun," tegas Tony Bloom, pemilik Brighton.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Debut Maresca di Man City Langsung Diuji Bournemouth

Olahraga

Preview Newcastle vs Liverpool: Duel Besar Dua Arsitek Baru di St James' Park

Olahraga

Arsenal vs Coventry: Lampard Tantang Arteta di Pembuka Liga Inggris

Olahraga

Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield

Olahraga

Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi

Olahraga

Chelsea Tampil Perkasa, Gol Caicedo dan Brace Joao Pdro Gilas AC Milan 3-0 di GBK