Kitakini.news -Legenda MMA dan mantan juara ringan UFC, Khabib Nurmagomedov angkat bicara terkait masa depan Islam Makhachev, rekannya dan sekarang menjadi muridnya, mantan juara kelas ringan
UFC yang harus melucuti gelarnya karene berpindah ke kelas welter.
Sekadar mengingatkan, Islam Makhachev akan bertarung merebut gelar kelas welter yang kini milik juara baru Jack Della Maddalena, yang diperkirakan digelar antara Oktober-Desember 2025.
Bagi Khabib, pertarungan antara Makhachev vs Maddalena membuatnya lebih khawatir ketimbang lawan lainnya, termasuk jika Topuria harus menghadapi sobatnya itu.
Dalam program Hustle Show yang dipandu Adam Zubairev di YouTube, Khabib menyebut petarung Australia tersebut merupakan lawan paling berat dalam karir Makhachev.
"Saya pikir Maddalena adalah lawan terberat dalam karier Islam, itu pendapat saya pribadi. Bukan Charles, bukan Ilia Topuria. Maddalena dua kali lebih besar dari Ilia, lebih tinggi, kaki lebih kuat, tubuh lebih besar. Tinju dia sama bagusnya. Dan ia tangguh dalam gulat," katanya.
Khabib bahkan menegaskan bahwa Maddalena lebih berbahaya dibandingkan lawan-lawan sebelumnya, bahkan melebihi potensi ancaman Ilia Topuria.
"Tidak, tidak, tidak, aku rasa Maddalena adalah lawan paling berat. Jika aku siapkan Islam untuk Ilia atau Maddalena, aku lebih khawatir menghadapi Maddalena. Jauh lebih khawatir," tambahnya.
Alasan utama penilaian tersebut menurut Khabib adalah keunggulan fisik Maddalena, baik dari segi ukuran tubuh, kekuatan kaki, serta kemampuan striking dan grappling yang seimbang.
Khabib menyebut Maddalena sebagai ujian berat pertama Makhachev di kelas welter, tapi jika lolos dari rintangan ini, nama-nama seperti Kamaru Usman atau Shavkat Rakhmonov bisa jadi tantangan selanjutnya.