UFC

Eks Korban Khamzat Chinaev Ditantang Striker Juara One Championship

Whittaker Incar Jalur Kemenangan, de Ridder Siap Jadi Penghalang!
Sukri - Jumat, 25 Juli 2025 19:00 WIB
istimewa
Robert Whittaker (kiri) akan menghadapai Reiner de Ridder di UFC Fight Night Abu Dhabi. (Foto: ufc.com)
Kitakini.news -UFC kembali ke Etihad Arena di Yas Island pada Sabtu, 26 Juli 2025 (Minggu 27/7/2025) mulai pagi WIB dengan pertarungan kelas menengah utama yang mempertemukan mantan juara Robert Whittaker melawan pendatang tajam Reinier de Ridder, dalam pertarungan lima ronde yang berpotensi menentukan penantang berikutnya untuk sabuk Middleweight (kelas menengah).

Robert Whittaker adalah mantan juara kelas Middleweight UFC dan salah satu nama besar divisi. Setelah kalah submit di UFC 308 oleh Khamzat Chimaev, Whittaker bertekad bangkit untuk kembali ke puncak dan mempertahankan peluang juara.

Reinier de Ridder datang ke UFC dengan rekam jejak impresif sebagai mantan juara dua divisi di ONE Championship dan tiga kali menang beruntun sejak debut UFC. Ia bertekad menjadikan kemenangan atas Whittaker sebagai tiket menuju posisi penantang gelar.

Whittaker mengandalkan kecepatan, teknik striking tajam, serta pertahanan takedown yang selama ini menjadi kekuatannya. Dia optimis bisa mendominasi lewat pukulan dari jarak menengah.

De Ridder dikenal sebagai grappler ulung dengan kemampuan submission hebat. Target utamanya adalah membawa laga ke takedown dan mengontrol di atas untuk mencari penyelesaian.(Sherdog)

Robert Whittaker mengakui bahwa lawannya adalah petarung yang punya rekam jejak luar biasa dan sudah pernah bertarung di laga perebutan gelar. Meski begitu, ia tetap percaya diri dengan keunggulan teknik yang dimilikinya.

"Dia petarung yang sangat berprestasi... dia pernah bertarung memperebutkan gelar... Ini akan menjadi pertarungan yang berat. Tapi dia belum pernah menghadapi petarung seperti saya," kata Whittaker.

Whittaker akan menoba memanfaatkan striking miliknya yang dia nilai lebih unggul dari de Ridder

"Saya rasa teknik striking saya lebih baik darinya. Dia pasti akan langsung mencoba menjatuhkan saya. Rencana saya adalah bisa menangkapnya lebih dulu," ucapnya.

Sementara itu, Reinier de Ridder menunjukkan rasa percaya diri tinggi terhadap kemampuannya sendiri. Ia menggambarkan strategi agresif yang siap diterapkan sejak awal pertarungan.

"Saya membayangkan akan memberikan tekanan besar sejak awal. Mendaratkan pukulan-pukulan bagus lebih dulu... Mungkin satu lagi serangan lutut... menjatuhkannya, lalu menguncinya sampai tap out (menyerah)," ucap de Ridder.

Rekor Career dan UFC

Robert Whittaker (Australia)

Rekor MMA keseluruhan: 27 kemenangan, 8 kekalahan, 0 seri (ESPN.com)

Rekor di UFC: 17 kemenangan, 6 kekalahan (bjjmetrics.com)

Detail kemenangan: 11 KO/TKO, 5 submission, dan 11 kemenangan via keputusan; kekalahan terbagi menjadi 3 KO/TKO, 2 submission, dan 3 keputusan (Wikipedia, ESPN.com)

Reinier de Ridder (Belanda)

Rekor MMA keseluruhan: 20 kemenangan, 2 kekalahan, 0 seri (Tapology)

Rekor di UFC: 3 kemenangan, 0 kekalahan (sejak debut November 2024) (MMADLE)

Detail kemenangan: 5 KO/TKO, 13 kemenangan via submission, dan 2 kemenangan lewat keputusan di seluruh karier (Wikipedia, ESPN.com)

Sumber: Sherdog, Spotskeeda, ESPN

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry

Olahraga

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Olahraga

5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

Olahraga

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Olahraga

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Olahraga

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics