Kitakini.news -Kejutan besar terjadi di
PFL 9. Petarung asal Inggris, Alfie Davis, sukses mengalahkan favorit juara
Gadzhi Rabadanov lewat kemenangan unanimous decision (48-47, 48-47, 48-47) pada final turnamen dunia kelas lightweight di Bojangles Coliseum, Charlotte, North Carolina AS, Sabtu (13/8/2025) WIB atau Jumat malam waktu setempat.
Jalannya Pertarungan
Duel lima ronde ini berlangsung sengit. Rabadanov, yang sebelumnya menghancurkan Kevin Lee di PFL 6 lewat serangan knock-out cepat tampil agresif sejak awal dengan mengandalkan takedown dan kontrol atas.
Namun Davis mampu bertahan dengan disiplin, bahkan membalas dengan kombinasi serangan siku tajam di ronde ketiga, termasuk spinning elbow (siku memutar) yang membuat Rabadanov kesulitan menguasai ritme. Di dua ronde terakhir, pertarungan berjalan ketat, tapi Davis lebih efektif memanfaatkan peluang, sehingga juri sepakat memberi kemenangan untuknya.
Dampak Kemenangan
Kemenangan ini bukan hanya menghentikan 12 kemenangan beruntun Rabadanov yang merupakan murid dan junjior Khabib Nurmagomedov di PFL, tapi juga menobatkan Davis sebagai juara PFL World Tournament Lightweight 2025. Petarung berjuluk "The Axe Man" itu membawa pulang hadiah utama senilai 500 ribu dolar AS.
Dalam wawancara usai pertarungan, Davis menyatakan bahwa dirinya kini layak menantang juara dunia resmi lightweight PFL.
"Saya ingin kesempatan sabuk resmi. Saya siap menghadapi siapa pun, termasuk pemenang duel Usman Nurmagomedov melawan Paul Hughes," tegas Davis melansir video di kanal Youtube PFL MMA.
Laga ini mendapat sambutan meriah dari para penggemar di Charlotte. Pertarungan yang dramatis, penuh adu strategi, dan hasil mengejutkan membuat atmosfer final terasa istimewa. Banyak pengamat menilai kemenangan Davis sebagai salah satu upset terbesar PFL 2025.
Sementara Gadzhi Rabadanov berterima kasih kepada semua pendukungnya. Dia juga menyatakan menerima hasil tersebut.
"Tidak semua berjalan lancar, tapi aku menerimanya," tulisnya di akun Instagram miliknya.