Kitakini.news -Penjaga gawang timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Paris Saint-Germain (PSG). Kepastian itu diumumkan setelah ia dikeluarkan dari skuad untuk laga UEFA Super Cup, sebuah keputusan yang diambil langsung oleh pelatih Luis Enrique.
Dalam pernyataan emosional di media sosial, Donnarumma menyebut kepergiannya sebagai keputusan yang bukan berasal darinya.
"Seseorang memutuskan bahwa saya tidak bisa lagi menjadi bagian dari grup atau berkontribusi untuk kesuksesan tim," tulis Donnarumma, dikutip dari AS.
Pelatih Luis Enrique mengaku bertanggung jawab penuh atas keputusan itu. Menurutnya, PSG membutuhkan kiper dengan profil berbeda, khususnya yang lebih kuat dalam distribusi bola.
"Saya bertanggung jawab 100 persen. Klub membutuhkan kiper dengan karakteristik lain," ujar Enrique, dikutip dari ESPN.
PSG sendiri telah mendatangkan Lucas Chevalier dari Lille dengan biaya €55 juta sebagai pengganti. Sementara itu, negosiasi perpanjangan kontrak Donnarumma yang sempat berlangsung menemui jalan buntu karena perbedaan terkait struktur gaji. Agen Donnarumma, Enzo Raiola, bahkan mengancam membawa persoalan ini ke ranah hukum karena merasa kliennya tidak dihormati setelah empat tahun bersama klub.
Momen paling emosional terjadi usai pertandingan Ligue 1 melawan Angers, Jumat (22/8/2025), Donnarumma, yang hadir dengan pakaian santai, didorong maju oleh rekan-rekan setimnya seperti Marquinhos dan Hakimi ke depan tribun ultras. Sang kiper mendapat tepuk tangan meriah dari para pendukung PSG sebelum akhirnya dipeluk rekan-rekan setimnya dalam suasana penuh haru.
Meski resmi berpisah dengan PSG, masa depan Donnarumma masih menjadi spekulasi. Beberapa klub Premier League, termasuk Manchester City yang tengah dikaitkan dengan kemungkinan hengkangnya Ederson, disebut sebagai tujuan potensial penjaga gawang berusia 26 tahun itu.
Sumber: AS, ESPN, Cadena SER, Football Italia, The Sun.