Kitakini.news -Presiden UFC, Dana White, memastikan ajang bersejarah bertajuk
UFCWhite House resmi digelar pada 4 Juli 2026 atau 5 Juli WIB, di halaman Gedung Putih, bertepatan dengan perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
White menyampaikan langsung kabar tersebut setelah bertemu Presiden Donald Trump di Washington.
"Pertarungan di Gedung Putih resmi jadi kenyataan. Pertarungan di Gedung Putih resmi jadi kenyataan. Saya akan memberi lebih banyak detail dalam beberapa minggu ke depan," tegas Dana White melalui akun Instagram, Jumat (29/8/2025).
Pertama Kali dalam Sejarah UFC
Ajang ini akan menjadi pertama kalinya Octagon UFC dipasang di halaman Gedung Putih, tepatnya di South Lawn, dengan target kapasitas 20.000 hingga 25.000 penonton. Acara akan disiarkan secara langsung melalui CBS dan Paramount+, menjadi bagian penting dari kontrak media terbaru UFC senilai USD 7,7 miliar.
Tantangan Teknis
Meski sudah mendapat lampu hijau, White mengakui ada tantangan teknis besar, terutama terkait bobot Octagon.
"Tapi saya ingin melakukannya di South Lawn, namun mereka punya masalah soal beban, Octagon seberat 25.000 pon… ini akan jadi tantangan yang luar biasa," jelas White.
Simbol Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan
UFCWhite House akan menjadi bagian dari agenda perayaan nasional Amerika. White menyebut event ini bukan hanya sekadar pertarungan, melainkan peristiwa simbolis yang menegaskan posisi UFC sebagai olahraga global dengan momen historis di pusat kekuasaan AS.
Nama-nama petarung yang akan tampil masih dirahasiakan, dan Dana White menjanjikan akan mengumumkannya dalam beberapa minggu ke depan.
Sumber:
Politico, MMA Fighting, Talksport