Kitakini.news – Erick Thohir, terpilih menjadi ketua umumPSSI periode 2023-2023. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BuMN itu terpilihpada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, yang digelar di Hotel Shangri-La, JakartaPusat, Kamis (16/02/2023).
Erick Thohir terpilih lantaran unggul mutlak saatpenghitungan suara. Menteri Kabinet Indonesia Maju itu mengalahkan perolehansuara tiga calon ketua umum (ketum) lainnya, yakni La Nyalla Mattalitti, ArifPutra Wicaksono dan Doni Setia Budi.
Erick Thohir unggul mutlak saat penghitungan suara. Menteriberusia 52 tahun itu mengalahkan tiga calon ketum lainnya, yaitu La NyallaMattalitti, Arif Putra Wicaksono, dan Doni Setiabudi. Erick meraih 64 suaradari total 86 voters, sedangkan La Ntalla Mattalitti mendapatkan 22 suara.Menariknya, dua calon lainnya tidak memperoleh satu pun suara.
Berdasarkan penghitungan suara, untuk La Nyalla total suara22, Erick Thohir 64 suara. Dengan demikian, Ketua Umum PSSI Terpilih periode2023-2027 adalah Bapak Erick Thohir,” kata Amir Burhanuddin, Ketua KomitePemilihan (KP) PSSI, melansir Bola.Net, Kamis (16/02/2023).
Di dunia sepakbola, Erick Thohir bukan orang baru. Pengusahasukses tersebut pernah menjadi Presiden Inter Milan sejak 2013hingga 2019. Seperti diketahui, Inter Milan, merupakan salah satu klub terbesar di benua Eropa yangberkompetisi di Liga Italia Serie A dengan segudang prestasi.
Dia datang ke klub tersebut dan membenahi manajemen InterMilan yang sedang terpuruk hingga berhasil mendapatkan investasi dari SuningHoldings Groups asal China. Bahkan, langkah Erick tersebut dianggap sebagai pionirlantaran sebelumnya, klub Italia dianggap tertutup untuk investasi asing.
Selain Inter Milan, Erick juga punya pengalaman pernahmenjadi pemegang saham mayoritas di DC United (2012-2018), klub sepakbola LigaAmerika Serikat, Major Soccer League (MLS). Bahkan, dia juga pemilik saham klubkasta ketiga Liga Inggris, Oxford United sejak 2022.
Sementara itu, di dalam negeri, Erick adalah pemilik MahakaSports yang pernah menggelar Piala Presiden 2015 sebagai bentuk membantukekosongan kompetisi setelah PSSI mendapat sanksi dari FIFA. Erick juga pernahmenjadi Wakil Komisaris Utama Persib Bandung pada 2011-2019.
Redaksi