Kitakini.news - Perhelatan kejuaraan internasional F1 PowerBoat di Balige, Sumatera Utara tinggal menghitung hari. Para penonton yangingin menyaksikan jalannya perlombaan sudah bisa membeli tiket nonton.
Untuk harga tiket sebesar Rp 50 ribu untuk public viewing dibukit pahoda dengan mengusung konsep piknik karena bisa menikmati pemandangandanau toba dari bukit sembari menonton lomba.
Namun untuk tiket perlombaan di hari perdana sudah ludesterjual, karena pada penjualan tiket perdananya saja dalam hitungan menit sudahhabis terjual.
Namun jangan kuatir, bagi yang mau nonton juga dapat membelitiket di situs tobaexperience.id denganharga yang bervariatif sesuai pilihan penonton dan fasilitasnya dimana darisitus ini ada 7.500 tiket yang tersedia.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra mengatakan telahmenyiapkan 3 tribun penonton yang berbeda kapasitas diantaranya tribun besarberkapasitas 1.072 orang, tribun kedua vvip berkapasitas 464 orang dan tribunketiga berkapasitas 624 orang serta public viewing yang berada di bukit pahodadengan kapasitas mencapai 1.500 penonton.
Dengan digelarnya event F1H2O Powerboat tanggal 24-26Februari 2023 di Danau Toba tentunya diharapkan dapat memberikan dampak padamasyarakat di kawasan Danau Toba, Provinsi Sumut maupun Indonesia.
Selain itu ada beberapa target yang ingin dicapai dalamgelaran ini selain dari suksesnya acara lomba. Diharapkan nantinyaakan ada sedikitnya 25 ribu wisatawan yang datang ke Danau Toba per harinyasaat gelaran ini berlangsung.
Jumlah kunjungan wisatawan ini mampu mendorong bangkitnyapariwisata Danau Toba sebagai destinasi wisata superprioritas Indonesia.
Sejauh ini memang dampaknya sudah terlihat dengan naiknyapemesanan hotel di kawasan Balige dimana mayoritas hotel sudah penuh pemesanansejak seminggu terakhir.
Tidak hanya hotel, pemerintah juga menghimbau kepadamasyarakat yang merupakan pelaku UMKM di Danau Toba dapat meningkatkan promosiproduknya agar menarik minat wisatawan seperti penjualan ulos, makanan danminuman ataupun cenderamata khas Danau Toba atau masyarakat batak.
Ke depan juga diharapkan dengan adanya fasilitas yang sudahdibangun dalam gelaran F1H2O dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kegiatanolahraga air yang sifatnya berkelanjutan.
Kontributor: Azzareen