Kitakini.news -Drama terjadi di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu malam (11/10/2025).
PSMS Medan gagal meraih kemenangan ketiga beruntun di kandang setelah ditahan imbang
Persikad Depok 1-1 pada lanjutan Pegadaian
ChampionshipLiga 2 musim 2025/2026.
Padahal, Ayam Kinantan — julukan PSMS — unggul lebih dulu lewat gol Risman Ariyanto Maring di menit ke-79. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata pupus pada masa injury time, tepatnya menit 90+4, ketika pemain Persikad, Enzo Nicolas Jacques Celestine, mencetak gol penyeimbang.
Yang lebih menyakitkan, hasil imbang ini terjadi meski Persikad bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-52 usai Imus Wiranda diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Subro Malisi.
Pelatih PSMS Kas Hartadi mengaku kecewa dan meminta maaf kepada masyarakat Medan atas hasil yang tidak sesuai harapan tersebut.
"Mohon maaf pada warga Medan dan suporter. Felipe memang floating di depan gawang karena dia unggul di bola-bola atas. Tapi penyelesaian belum maksimal. Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh pendukung PSMS," ujar Kas Hartadi seusai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Persikad Ridwan Saragih bersyukur timnya bisa mencuri satu poin berharga di kandang PSMS, meski hanya bermain dengan 10 pemain di lapangan.
"Alhamdulillah, poin satu sangat berharga. Dengan 10 pemain, sepak bola bukan hanya soal taktik dan strategi, tapi juga mental dan psikologis," ucap Ridwan.
Namun, ia juga menyoroti kondisi keamanan pertandingan yang dinilainya perlu diperketat.
"Saya berharap keamanan ditingkatkan. Kiper saya sempat diganggu oleh suporter. Kami mohon perlindungan lebih untuk tim tamu," tambahnya.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, Persikad Depok tampil agresif. Berbekal pengalaman pelatih Ridwan Saragih yang pernah menangani PSMS pada musim 2023, tim tamu cukup paham gaya bermain tuan rumah.
PSMS tampil dengan kekuatan penuh. Tiga pemain asing — Jeung Ho Kim, Vitor Barata, dan Felipe Cadenazzi — diturunkan sejak awal. Meski begitu, babak pertama berakhir tanpa gol.
Peluang demi peluang PSMS, seperti tendangan bebas Arif Setiawan dan umpan matang Ari Maring, gagal berbuah gol. Hujan deras yang mengguyur Stadion Utama Sumut membuat bola sulit dikontrol dan permainan tersendat.
Memasuki babak kedua, PSMS mencoba menekan. Unggul jumlah pemain sejak menit ke-52, peluang datang lewat Felipe Cadenazzi, tetapi penyelesaiannya masih melebar.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-79. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Risman Ariyanto Maring sukses menyontek bola masuk ke gawang Persikad. Skor berubah menjadi 1-0 untuk PSMS.
Namun, dewi fortuna belum berpihak pada tuan rumah. Saat laga tinggal menghitung detik, Enzo Celestine menanduk bola hasil umpan silang dan menaklukkan kiper PSMS di menit 90+4, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Hasil dan Klasemen
Dengan hasil ini, PSMS Medan mengoleksi 8 poin dari lima pertandingan: dua kali menang, dua kali imbang, dan sekali kalah. Sementara Persikad Depok menambah satu poin berharga dan tetap bertahan di papan tengah klasemen.
PSMS gagal mempertahankan tren kemenangan kandang yang sebelumnya diraih saat mengalahkan Sumsel United dan Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumut.