Kitakini.news -Pada malam gelaran
UFC 321 yang digelar di Etihad Arena, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu (25/10/2025) malam atau Minggu (26/10/2025) dini hari WIB, petarung asal Kizilyurt, Rusia, Umar Nurmagomedov berhasil mengakhiri rentetan 8 kemenangan beruntun milik Mario Bautista.
Nurmagomedov memenangkan duel tiga ronde tersebut melalui keputusan bulat (unanimous decision) dari ketiga juri, dengan skor 30–27 di semua kartu penilaian.
Dalam pertarungan yang berlangsung sengit sejak awal, Nurmagomedov tampil dominan dengan kemampuan wrestling dan pengendalian posisi (top control) yang menjadi ciri khas gaya bertarung keluarga Nurmagomedov. Bautista sempat mencoba mengimbangi lewat striking cepat di rinde kedua yang sempat membuat Nurmagomedov sempoyongan di awal ronde kedua. Namun selanjutnya, petarung dengan rekor 18-1 itu, berhasil menekan ritme permainan dengan ground control yang solid hingga ronde ketiga.
Dengan hasil ini, Bautista, yang sebelumnya belum terkalahkan dalam delapan laga terakhirnya, harus menelan kekalahan pertama sejak 2021 atau kekalahan ketiga sepanjang karirnya (12-3). Sementara itu, Young Eagle (Elang Muda) julukan Nurmagomedov, memperkuat posisinya sebagai salah satu penantang utama gelar bantamweight.
Meski menang, usai pertarungan, Umar Nurmagomedov tak terlalu senang atupun tampil rendah hati dalam wawancara pasca-laga di atas oktagon dengan mantan seniornya di American Kickboxing Academy, Daniel Cormier. Ia menyinggung sosok legendaris Khabib Nurmagomedov, sepupunya yang juga mantan juara UFC, sebagai inspirasinya.
"Saya selalu mencoba, saya serius, saya mencoba seperti (saudara sepupu saya) Khabib, tapi saya tak bisa," ujar Umar dengan senyum lelah usai pertarungan. Dis juga menyebut sempat meremehkan Bautista.
Saat ditanya oleh komentator apakah ia siap menantang pemenang antara Merab Dvalishvili atau Petr Yan untuk perebutan sabuk juara, Umar menjawab dengan keyakinan penuh.
"Percayalah, saya akan siap, 100 kali lebih baik dari hari ini. Saya akan melakukan itu dan saya akan datang untuk mengambil sabuk ini. Tidak peduli siapa itu — Petr Yan, Merab, siapa pun. Saya akan menjadi juara," ucapnya.
Dengan kemenangan dominan ini, Umar Nurmagomedov memperkuat statusnya sebagai penantang papan atas di divisi bantamweight UFC. Banyak pengamat memprediksi bahwa UFC kemungkinan besar akan menjadwalkan pertarungan eliminasi gelar antara Nurmagomedov dan salah satu dari dua nama besar, Merab Dvalishvili atau Petr Yan — dalam waktu dekat.
Umar kini tidak hanya membawa nama besar keluarga Nurmagomedov, tetapi juga menegaskan dirinya sebagai kekuatan baru yang siap menaklukkan divisi bantamweight.
Sumber:
mmafighting.com, mmamania.com