Kitakini.news - Pertarungan besar kelas welter akan terjadi di panggung termegah MMA dunia. Pada 15 November 2025, Madison Square Garden, New York, akan menjadi rumah bagi duel yang diyakini dapat mengubah peta kekuatan UFC: Jack Della Maddalena, juara bertahan kelas welter, menghadapi mantan juara kelas ringan Islam Makhachev, yang berambisi merebut sabuk kedua dalam kariernya pada event yang digelar Minggu (16/11/2025) mulai dini hari WIB itu.
Della Maddalena naik menjadi juara setelah menumbangkan Belal Muhammad dan terus menunjukkan konsistensi sebagai finisher haus peluang. Namun, tantangan kali ini jelas bukan tantangan biasa. Makhachev datang dengan reputasi panjang sebagai petarung teknis yang mendominasi lawan melalui kontrol grappling dan ketenangan mental di bawah tekanan, tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir.
Pertarungan ini lebih dari sekadar laga perebutan sabuk. Bagi Jack Della Maddalena, ini adalah ujian identitas. Ia harus membuktikan bahwa sabuk yang kini ia pegang bukan kebetulan atau momentum sesaat, melainkan hasil kualitas nyata.
"Saya tahu saya harus memberikan damage (kerusakan) karena itulah yang akan menjadi pembeda," ujar Della Maddalena.
Ia bahkan mengakui bahwa Makhachev bukan lawan yang bisa diremehkan.
"Sejujurnya, saya memperkirakan dia akan menjadi salah satu petarung welter terkuat yang pernah saya hadapi."
Namun, sang juara pede, dengan keyakinan penuh bisa menghabisi Makhachev sebelum bel di akhir ronde kelima berbunyi.
"Saya akan total, menyelesaikannya,"ucapnya.
Sementara itu, Islam Makhachev datang membawa ambisi meraih kejayaan di dua divisi, sebuah langkah yang hanya dilakukan oleh nama-nama besar dalam sejarah UFC.
Meski begitu, Makhachev tetap tenang menghadapi ucapan-ucapan yang muncul menjelang laga.
"Saya sudah terlalu sering mendengar ucapan 'saya akan menghancurkanmu'. Setiap lawan bilang begitu. Orang-orang sudah tidak percaya hal seperti itu lagi," kata dia.
Pria yang tak pernah kalah dalam lima pertarungan gelar kelas ringan UFC itu juga mengakui kemampuan sang juara.
"Ini akan menjadi pertarungan yang sulit. Saya melihat pertarungannya melawan Belal, dia bagus. Kita akan lihat siapa petarung terbaik di dunia," ucapnya.
Sumber: foxsports.com.au, mmafighting.com, theplayoffs.news