Kitakini.news - UFC menandai sejarah baru dengan menggelar event perdananya di Qatar pada Sabtu 22 November 2025 atau Minggu (23/11/2025) dini hari WIH di Ali Bin Hamad al-Attiyah Arena. Pertarungan utama yang menjadi pusat perhatian adalah duel lima ronde kelas ringan antara dua kontender berbahaya:
Arman Tsarukyan dan Dan "The Hangman" Hooker.
Laga ini disebut-sebut sebagai salah satu duel paling berisiko di divisi lightweight. Bagi pemenang, peluang menuju perebutan gelar akan terbuka lebar.
Arman Tsarukyan: Dominasi dan Misi Kejar Sabuk
Tsarukyan dikenal sebagai petarung yang komplit, serangan kombinasi eksplosif, gulat yang sangat kuat, serta stamina tinggi yang mampu menekan lawan lima ronde penuh.
Menjelang duel Qatar, ia menegaskan bahwa targetnya jelas: menyelesaikan pertarungan dan mengamankan posisi sebagai penantang gelar.
"Saya datang ke Qatar untuk mendominasi … Saya tahu saya bisa meng-KO (knockout) dia," ujarnya.
Ia juga membocorkan rencananya pada fase awal laga.
"Saya akan mencari jarak, rasakan apa yang dia ingin lakukan … lalu mungkin di ronde 3 saya coba akhiri," ungkapnya.
Ambisinya pun jelas, membuat laga menarik dsn meyakinkan untuk dia mendapatkan kesempatan merebut sabuk juara kelas ringan.
"Rencanaku adalah menang di Qatar, menyelesaikannya, dan segera bertarung untuk gelar," ucapnya.
Dan Hooker: Kebangkitan & Kobaran Amarah
Dan Hooker datang ke Qatar dengan modal tiga kemenangan penting yang membangkitkan kembali kariernya. Gayanya yang agresif, berani bertukar pukulan, dan tahan banting membuatnya menjadi lawan yang sangat berbahaya bagi siapa pun di divisi ini.
Hooker tidak hanya menargetkan kemenangan teknis, ia menegaskan bahwa duel ini bersifat pribadi.
"Saya tidak suka wajahnya … saya ingin memisahkan wajahnya dari tubuhnya," kata Hooker.
Ia bahkan menyindir latar belakang Tsarukyan yang merupakan anak manja dari keluarga kaya.
"Dia hanya anak kaya manja, uang tidak bisa membantumu mengalahkan Dan Hooker," ucapnya.
Hooker memandang duel ini sebagai kesempatan besar untuk mengambil alih jalur menuju gelar.
"Saya pikir dia adalah petarung terbaik di divisi, dan saya ingin mengalahkannya. Siapa pun yang menang harus dapat pertarungan gelar berikutnya," ungkapnya.
Ia juga menyebut prediksi taktis yang pedas, menyerang Tsarukyan hingga tak nyaman dan lari karena kesalitan.
"Saya akan menyentuh dia, dan dia akan panik-shoot, panik-shoot, panik-shoot," katanya.
Ketegangan Pra-Pertarungan
Menjelang pertandingan, suasana semakin memanas. Saat sesi timbang badan, Tsarukyan menyenggol kepala Hooker saat face-off. Momen itu hampir memicu keributan.
Hooker langsung menantang balik:
"Ayo, aku menyukainya. Mainkan," ucapnya.
Sementara Tsarukyan tetap menunjukkan keyakinan absolut dan yakin menang sebelum lonceng akhir pertandingan.
"Saya akan tunjukkan KO yang hebat, saya akan dapat gelar saya berikutnya," ungkapnya.
Peluang & Prediksi
Banyak analis menempatkan Tsarukyan sebagai favorit karena keunggulan grappling dan kontrolnya. Hooker, di sisi lain, harus memaksimalkan pertarungan berdiri dan memanfaatkan jangkauannya untuk menghentikan tekanan Tsarukyan.
Beberapa prediksi menyebut Tsarukyan berpeluang menang melalui keputusan atau penyelesaian di ronde tengah, tetapi jika Hooker berhasil mempertahankan jarak, duel bisa berubah liar dan tak tertebak.
Sumber: UFC.com, MMA Fighting, MMA Mania, OddsShark, ESPN