UFC

Belal Muhammad dan Ian Garry Siap Adu Pembuktian di Co-Main Event UFC Qatar

Belal Muhammad vs Ian Garry Menuju Duel Penentu UFC Qatar
Sukri - Sabtu, 22 November 2025 10:00 WIB
istimewa
Sesi timbang badan Belal Muhammad (171 pon) dan Ian Garry (170 pon). (Foto: ufc/Instagram)
Kitakini.news - Co-main event UFC Qatar pada 22 November 2025 atau Minggu (26/11/2025) mulai dini hari WIB, dipastikan menjadi salah satu duel paling berapi-api tahun ini. Pertarungan kelas welter antara Belal "Remember the Name" Muhammad dan Ian Machado Garry bukan hanya soal adu teknik, tetapi juga adu mental, ambisi, dan perang kata-kata yang semakin memanaskan atmosfer menjelang hari pertandingan.

Muhammad datang sebagai mantan juara yang ingin kembali ke puncak. Garry hadir sebagai rising star tak terkalahkan yang ingin membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi "The Future" divisi welter. Keduanya sepakat pada satu hal: pertandingan ini penentu jalan menuju penantang gelar berikutnya.

Belal Muhammad: Saya akan mengakhiri Ian

Belal Muhammad menaruh segalanya di laga ini. Ia menyebut duel ini sebagai "No. 1 contender fight"—tanda bahwa kemenangan berarti tiket langsung menuju perebutan sabuk.

"November 22, Ian Garry, saya akan mengalahkanmu. Mari kita lihat apakah kamu bisa membuktikan semua omonganmu," kata dia.

Muhammad memastikan dirinya tak hanya ingin menang, tetapi menang dengan pernyataan keras.

"Saya akan mengakhiri Ian, saya akan memberikan cap pada ini, dan tunjukkan kepada dunia siapa saya," ucapnya.

Bagi Muhammad, gaya bertarung Garry yang mobile bukan ancaman, melainkan tantangan yang ingin ia hadapi langsung.

"Kalau saya bisa pakai sepatu lari, saya pakai untuk mengejarnya, dia banyak berlari, jadi saya akan cari dia, temukan dia, dan tidak biarkan dia lepas," ungkapnya.

Ia menargetkan performa yang mencuri perhatian.

"Harus ada ledakan, nama saya akan berada di puncak daftar performa welterweight bulan ini," ujarnya.

Ian Machado Garry: Saya akan menjatuhkannya di ronde pertama

Sebaliknya, Ian Machado Garry tampil dengan keyakinan tak terbendung. Ia menuduh Belal "berbohong" tentang gaya bertarung dan menertawakan klaim bahwa Muhammad ingin duel berdiri.

"Saya bisa mengalahkan Belal di mana pun saya mau, tapi saya berencana untuk menjatuhkannya di ronde pertama," ucapnya.

Menurut Garry, Muhammad sebenarnya tak percaya diri di striking.

"Saya pikir dia berbohong pada dirinya sendiri. Dia memainkan psikologi terbalik, dan dia akan bilang dia bisa apa pun tapi kenyataannya dia tahu dia ingin pegang saya," jelasnya.

Garry menargetkan lebih dari sekadar kemenangan.

"Ketika saya menang ini, saya berikutnya. Titik. Selesai," tegasnya.

Persiapannya pun ia klaim mampu membongkar seluruh kelebihan Belal.

"Saya tahu apa kelebihan Belal, dia sangat bagus di gulat, tapi saya tahu bagaimana menanganinya, dan saya akan memecah mentalnya pada Sabtu malam," ujarnya bertekad.

Pertarungan Penentu Masa Depan

Jika Belal menang, ia membuka jalan kembali menuju perebutan sabuk dan membungkam narasi bahwa masa kejayaannya sudah lewat. Jika Garry menang, ia memperkuat identitasnya sebagai calon raja baru divisi welter.

Analisis gaya memperlihatkan duel menarik antara tekanan dan gulat Muhammad vs kecepatan dan presisi striking Garry. Siapa yang mampu menerapkan gameplan lebih dulu, kemungkinan besar membawa pulang kemenangan.

Sumber: UFC.com, MMA Fighting, Dice City Sports, Yahoo Sports, The Body Lock MMA

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry

Olahraga

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Olahraga

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Olahraga

Lima Pertarungan Wajib Ditonton di UFC 330 Selain Makhachev vs Garry, Banyak Potensi Laga Sengit

Olahraga

Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330

Olahraga

Islam Makhachev Beberkan Alasan di Balik Tekadnya Habisi Ian Garry di UFC 330