Kitakini.news - Babak 16 besar Piala Afrika (AFCON) 2025 mempertemukan
Maroko menghadapi
Tanzania pada Minggu (4/1/2026) sore waktu setempat atau malam pukul 23?00 WIB di Prince Moulay Abdellah Stadium, Rabat. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi tuan rumah yang bertekad melangkah jauh di turnamen, sementara
Tanzania berusaha menulis sejarah lebih besar di panggung kontinen.
Maroko, sebagai tim tuan rumah, melaju ke babak gugur setelah lolos dari Grup A tanpa kekalahan, menampilkan performa dominan dan memadukan pengalaman dengan kualitas individu. Meskipun sempat tersendat di beberapa laga, Atlas Lions tetap dianggap sebagai salah satu favorit juara.
Di sisi lain, Tanzania mencatatkan pencapaian luar biasa dengan lolos ke fase 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Afrika setelah finis sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik, meski tanpa kemenangan di fase grup. Keberhasilan ini menunjukkan perkembangan signifikan sepak bola Tanzania di level internasional.
Statistik menunjukkan Maroko hampir selalu menang atas Tanzania di pertemuan sebelumnya, mereka memenangi 7 dari 8 pertemuan, termasuk laga AFCON sebelumnya. Rekor ini menegaskan dominasi Atlas Lions yang jauh lebih unggul secara kualitas skuad dan pengalaman.
Bermain di kandang sendiri memberikan dorongan besar buat Maroko, yang memiliki dukungan suporter fanatik. Namun pelatih Walid Regragui kembali menekankan pentingnya fokus dan kerendahan hati, mengingat AFCON kerap menghadirkan kejutan bagi tim besar yang lengah.
Pelatih Tanzania, Miguel Ángel Gamondi paham Maroko dengan baik dan menanamkan kualitas bertahan yang matang serta serangan balik cepat sebagai kunci menghadapi tuan rumah. Kapten Mbwana Samatta bakal jadi tumpuan lini serang Tanzania untuk mencoba mengejutkan.
Prediksi Susunan Pemain
Maroko (4-3-3): Bono; Salah-Eddine, Aguerd, El Yamiq, Mazraoui; Amrabat, El Aynaoui, Ounahi; Saibari, Diaz, El Kaabi
Tanzania (4-2-3-1): Masalanga; Hussein, Hamad, Nwamnyeto, Job; Miroshi, Msanga; Msuva, Salum, Mnoga; Samatta
Maroko diperkirakan akan menguasai penguasaan bola dengan dinamika serangan yang berlapis, mengandalkan sayap cepat dan transisi cepat ke lini depan. Sementara itu, Tanzania cenderung bermain lebih dalam dan kompak, menunggu momen tepat untuk melakukan serangan balik yang berbahaya.
Dengan kualitas pemain, pengalaman, dan dukungan suporter, Maroko tetap menjadi favorit kuat untuk meraih kemenangan. Namun, Tanzania bukan lawan yang bisa dianggap ringan, mereka datang dengan mentalitas bebas dan kesempatan untuk menciptakan kejutan besar di babak gugur. (
Sumber: CAF Online, African Football, Reuters, africasoccer.com, FIFA World Cup News)