Kitakini.news -Babak 16 besar Piala Afrika (AFCON) 2025 menghadirkan pertandingan menarik antara
Mesir kontra
Benin pada Senin (5/1/2026) malam pukul 23.00 WIB di Stade Adrar, Agadir. Duel ini mempertemukan tim besar yang haus gelar dan kuda hitam yang datang tanpa beban—menjadikannya salah satu laga paling dinanti di fase gugur.
Ibarat laga David vs Goliath, Mesir yang diibaratkan sebagai raksasa Goliath merupakan salah satu tim paling berpengalaman dan tersukses di sejarah AFCON, dengan 7 gelar juara sebelumnya dan rekor tak terkalahkan melawan Benin dalam empat pertemuan (3 menang, 1 imbang).
Sementara itu, Benin yang diumpamakan sebagai David, underdog, bukan lawan sembarangan. Meskipun hanya lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari fase grup, mereka mencatat kemenangan bersejarah 1–0 atas Botswana, yang merupakan kemenangan penuh pertama mereka di putaran final AFCON.
Secara performa keseluruhan, Mesir tampil stabil di fase grup dengan tak terkalahkan (dua kemenangan, satu imbang) dan mencatat beberapa clean sheet, sementara Benin berjuang dengan serangan minimal dan sering kesulitan menghasilkan gol.
Mesir datang dengan ambisi kuat untuk mengakhiri puasa gelar sejak 2010, setelah tampil dominan di fase grup dan memuncaki klasemen Grup B. Pelatih Hossam Hassan menekankan pentingnya konsentrasi tinggi dan rasa hormat terhadap lawan, serta meminta para pemainnya memperlakukan laga ini seolah sebuah final demi menjaga fokus di turnamen.
Di kubu Benin, pelatih Gernot Rohr dan para pemain menyadari besar tantangan yang menanti, namun mereka tetap percaya diri. "Kami tahu ini sangat sulit, tetapi kami punya hak untuk bermimpi dan bersaing," kata Rohr sebelum pertandingan.
Prediksi Susunan Pemain & Kunci Taktik
Mesir diprediksi menurunkan kekuatan penuh dengan skuat yang kuat di lini serang dan kreatif:• Mohamed Salah (penyerang utama)• Omar Marmoush dan Trezeguet siap mendukung serangan• Mohamed El-Shenawy menjadi benteng terakhir pertahanan.
Taktik Mesir cenderung mengendalikan bola melalui permainan terstruktur, mempertahankan rapatnya lini tengah, dan memanfaatkan sayap untuk menciptakan peluang.
Benin kemungkinan akan mengadopsi pendekatan defensif kompak—mengutamakan disiplin struktur dan mencari celah lewat serangan balik cepat atau situasi bola mati. Mereka perlu kekuatan fisik dan fokus tinggi untuk meredam serangan Mesir.
Pemain yang Menentukan
Untuk Mesir: Mohamed Salah, Pencetak gol penting dan inspirator serangan.Omar Marmoush, Ancaman dari sisi sayap, Trezeguet, Kreativitas di lini serang.
Untuk Benin: Yohan Roche, Penyerang yang berbahaya dalam serangan balik.Steve Mounie, Pengalaman untuk menyokong lini depan.
Prediksi & Dinamika Pertandingan
Pada kertas, Mesir jelas diunggulkan berkat kualitas pemain dan pengalaman di turnamen, bersama rekor tak terkalahkan melawan Benin. Banyak analis bahkan memprediksi Mesir akan menang dengan skor meyakinkan, misalnya 2–0 atau 3–0.
Namun, sepak bola selalu penuh kejutan. Benin telah menunjukkan daya juang tinggi dan bisa memanfaatkan setiap kesempatan untuk mencuri gol jika Mesir lengah. Jika Benin mampu meredam tekanan di babak awal, laga bisa menjadi lebih ketat dari ekspektasi.
Sumber:Soccer Koora news, Football5star, 101GREATGOALS.COM, Ratingbet, Sepak Bola Afrika