Kitakini.news - PSMS Medan mengusung misi penting saat melakoni laga tandang penuh gengsi menghadapi Persiraja Banda Aceh pada pekan ke-16 Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026. Bertanding di Stadion H. Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Minggu (18/1/2026) malam, tim berjuluk Ayam Kinantan itu datang dengan kepercayaan diri tinggi dan tekad kuat untuk mencuri poin demi memperbaiki posisi di klasemen.
Laga kontra Persiraja dipastikan berlangsung ketat dan sarat tensi. Selain faktor rivalitas dua tim bertetangga di Sumatra, pertandingan ini juga krusial bagi kedua kubu. PSMS Medan yang saat ini berada di peringkat ke-7 klasemen sementara berambisi menjauh dari zona degradasi, sementara Persiraja Banda Aceh yang menempati posisi ke-4 memburu kemenangan untuk menjaga asa bersaing di papan atas.
Modal positif dibawa PSMS Medan ke Tanah Rencong. Pada laga sebelumnya, PSMS tampil meyakinkan dengan mengalahkan Adhyaksa FC Banten di Stadion Utama Sumatera Utara, setelah sebelumnya juga mampu mencuri hasil imbang di kandang lawan. Rangkaian hasil tersebut menjadi suntikan moral berharga bagi tim asuhan Eko Purdjianto.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan seluruh pemain siap bekerja keras demi hasil maksimal.
"Setiap pertandingan harus fight. Intinya kita datang dengan semangat penuh dan akan mencuri poin di kandang lawan," ujar Eko. Ia juga membawa 23 pemain terbaiknya untuk memastikan tim dalam kondisi siap tempur.
Skuad PSMS sendiri tiba di Banda Aceh pada Jumat (26/1/2026) sore dalam kondisi lengkap. Manajer PSMS Medan, Riris Sufadli, menekankan pentingnya menjaga fokus dan sportivitas sepanjang pertandingan.
"Kita datang dengan skuad penuh. Kita berharap sportivitas tetap terjaga, anak-anak jangan terpengaruh situasi. Semangat menjadi landasan kita dan target kita sudah pasti mencuri poin dari Persiraja," tegas Riris.
Dengan motivasi tinggi, tren performa yang terus menanjak, serta tekad kuat dari seluruh elemen tim, PSMS Medan siap tampil maksimal dan memberikan perlawanan sengit di kandang Persiraja. Laga di Tanah Rencong ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga ujian mental dan konsistensi Ayam Kinantan dalam menjaga asa di kompetisi Liga 2 musim ini.