UFC

Umar Nurmagomedov Pasrah Jika Belum dapat Title Shot: UFC Mungkin Ingin Yan vs O’Malley

Umar Ikhlas Tanpa Sabuk, Sebut UFC Mungkin Siapkan Duel Besar
Sukri - Rabu, 21 Januari 2026 19:00 WIB
istimewa
Nurmagomedov vs Figueiredo. (Foto: ufc.com)

Kitakini.news - Petarung elite asal Rusia, Umar Nurmagomedov, menunjukkan sikap dewasa dan realistis jelang kiprahnya di puncak divisi bantam UFC. Meski berpotensi besar menjadi penantang gelar jika bisa mengalahkan mantan juara kelas terbang Deiveson Figueiredo, Umar mengaku siap menerima keputusan apa pun dari UFC terkait masa depannya.

Pertarungan Umar vs Figueiredo dijadwalkan berlangsung dalam ajang besar UFC 324 atau pembuka era kerja sama UFC dengan Paramount, yang akan digelar awal 2026, tepatnya Minggu (26/1/2026) atau Sabtu (25/1/2026) malam di T-Mobile Arena, Las Vegas. Laga ini dipandang sebagai duel krusial penentu arah perebutan gelar di kelas bantam.

Namun demikian, Umar menyadari bahwa UFC memiliki banyak kepentingan bisnis dan narasi besar lain yang tengah dibangun.

"Saya tidak bisa mengatur rencana UFC. Tugas saya hanya menang. Jika setelah itu bukan pertarungan gelar, saya tetap bertarung. Tidak masalah," ujar Umar dalam wawancara jelang UFC 324, dikutip dari laporan media pertarungan internasional.

UFC Dinilai Punya Rencana Besar: Petr Yan Yan vs Sean O'Malley

Menurut Umar, ada kemungkinan besar UFC tengah menyiapkan duel besar lain yang lebih menjual secara komersial, yakni mempertemukan kembali Petr Yan dan Sean O'Malley.

Syaratnya, O'Malley harus terlebih dahulu menaklukkan petarung tangguh asal China, Song Yadong, dalam laga co-main event yang dijadwalkan berlangsung pada gelaran yang sama.

Umar bahkan secara terbuka mengomentari duel O'Malley vs Song Yadong dan memprediksi hasilnya.

"Saya pikir O'Malley akan menang. Dia lebih tinggi dari Song. Pertarungan ini akan banyak striking, dan saya rasa dia bisa mengontrol jarak," kata Umar Nurmagomedov.

Jika O'Malley menang, skenario rematch melawan Petr Yan, yang kini kembali memegang sabuk juara, dinilai sangat masuk akal secara bisnis dan cerita besar UFC.

Skenario lain, menurut Nurmagomedov, UFC bisa saja kembali mempertemukan Petr Yan dengan Merab Dvalishvili untuk perebutan gelar kelas bantam.

Umar Tetap Fokus: Menang Dulu, Gelar Menyusul

Meski peluang duel perebutan gelar bisa saja tertunda, Umar menegaskan dirinya tidak ingin terjebak dalam spekulasi. Fokus utamanya tetap satu: mengalahkan Figueiredo dengan meyakinkan.

Sikap ini membuat Umar semakin dipandang sebagai ancaman nyata di divisi bantam, bukan hanya karena rekor yang hanya sekali kalah, tetapi juga karena kedewasaan mentalnya menghadapi dinamika politik dan bisnis UFC.

Jika mampu melewati Figueiredo, maka cepat atau lambat, nama Umar Nurmagomedov akan sulit diabaikan dalam peta perebutan sabuk juara UFC.

Sumber: mmafighting.com, sidekickboxing.co.uk, The Sun

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Manajer Beberkan Perabahan Umar Nurmagomedov jelang Lawan Song Yadong: Dia Kini Kejam

Olahraga

Umar Nurmagomedov Sebut Pertarungan Lawan Song Yadong Bakal Mudah: Dia Cuma Samsak

Olahraga

Umar Hadapi Song Yadong di Shanghai Setelah Batal Lawan 'Doctor' Martinez di Abu Dhabi

Olahraga

Chanco Resmi Debut di UFC Abu Dhabi, Lawan Petarung Tangguh tak Terkalahkan Polandia

Olahraga

Islam Makhachev Tak Khawatir Umar Pilih Jalur Sulit Menuju Sabuk Juara: Dia Bisa Kalahkan Siapa Saja

Olahraga

Umar Nurmagomedov Lebih Ingin Balas Dendam ke Merab Ketimbang Sabuk Juara