Kitakini.news - Cain Velasquez, mantan juara kelas berat UFC, akhirnya dibebaskan dari penjara pada 15 Februari 2026 setelah menjalani masa hukumannya terkait kasus penembakan yang terjadi pada 2022. Informasi awal tentang pembebasan itu pertama kali disampaikan oleh sahabatnya, Josh Thomson, melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, yang kemudian viral dan cepat menyebar di kalangan penggemar MMA.
Velasquez menjalani hukuman setelah pada Maret 2025 mengaku plea no contest atas sejumlah tuduhan serius, termasuk percobaan pembunuhan dan penyerangan dengan senjata api, akibat kejadian menegangkan pada Februari 2022.
Dalam insiden tersebut, Velasquez mengejar dan menembaki kendaraan yang ia yakini membawa seorang pria yang dituduh melakukan pelecehan terhadap putranya yang masih berusia 4 tahun. Sayangnya, tembakan itu justru mengenai ayah tiri pria yang dituju, yang menderita luka namun tidak sampai mengancam nyawa.
Dalam putusan pengadilan, Velasquez dijatuhi hukuman lima tahun penjara, meskipun waktu yang telah ia habiskan dalam tahanan sebelum persidangan serta masa pengawasan membuatnya layak mendapatkan pembebasan bersyarat lebih awal. Kredit atas 1.283 hari masa tahanan sebelumnya dan partisipasinya dalam program rehabilitasi memungkinkan pembebasan itu terjadi beberapa bulan sebelum jadwal awal yang diperkirakan pada Maret 2026.
Setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan di Soledad, California, Velasquez disambut hangat oleh keluarga, termasuk pelukan emosional bersama anak-anaknya yang terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Momen itu mencerminkan kebahagiaan dan kelegaan setelah sekian lama berpisah.
Meski bebas, mantan rekan setim mantan juara kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov, dan juara dua divisi Islam Makhachev itu tetap terikat pada masa pengawasan dan beberapa kewajiban hukum, termasuk kewajiban menghadiri sidang restitusi yang menentukan kompensasi kepada pihak yang terdampak oleh perbuatannya selama insiden 2022. Kasus Harry Goularte, pria yang menjadi fokus persitiwa penembakan, masih berlanjut dan dijadwalkan akan memasuki proses pengadilan pada tahun ini.
Peristiwa ini menciptakan reaksi beragam: beberapa pendukung memberikan simpati terhadap motivasi emosional Velasquez sebagai seorang ayah, sementara pihak lain mengingatkan pentingnya menghormati proses hukum dan tidak mengambil tindakan sendiri di luar jalur hukum.
Sumber: mmamania.com, The Economic Times, The Times of India, Diario AS