UFC

Topuria Tuduh Makhachev Kembali Menghindar dari Pertarungan, Kali Ini UFC Gedung Putih

Topuria Tuduh Makhachev Menghindar dari Duel UFC Gedung Putih
Sukri - Rabu, 11 Maret 2026 02:00 WIB
istimewa
Kolase foto: Islam Makhachev dan Ilia Topuris.
Kitakini.news - Ilia Topuria, juara bertahan kelas ringan UFC, kembali melontarkan tuduhan keras kepada juara kelas ringan Islam Makhachev. Melalui akun X (dulu Twitter), Selasa (10/3/2026), Topuria menilai Makhachev kembali mencari alasan untuk menghindari pertarungan yang direncanakan dalam kartu besar UFC di Gedung Putih.

Dalam unggahannya, petarung asal Georgia-Spanyol itu mengklaim bahwa pertarungan mereka sebenarnya sudah hampir diumumkan sebelum akhirnya batal karena alasan cedera dari kubu Makhachev.

"Sekali lagi Islam datang dengan alasan. Kali ini alasannya adalah cedera," tulis eks petarung dan mantan juara kelas bulu UFC itu.

Ia mengaku sejak awal yakin akan tampil dalam acara bersejarah UFC di halaman Gedung Putih. Bahkan ketika pihak UFC sempat mengatakan dirinya tidak akan dimasukkan dalam kartu tersebut, Topuria merasa hal itu hanyalah bagian dari proses negosiasi.

"Saya selalu tahu bahwa saya akan menjadi bagian dari acara Gedung Putih. Bahkan ketika UFC sempat memberi tahu bahwa mereka tidak akan mengandalkan saya untuk acara itu, saya tahu itu bagian dari negosiasi," lanjutnya.

Topuria juga mengungkapkan bahwa saat UFC akhirnya memberi tahu dirinya akan bertarung di acara tersebut, nama Makhachev langsung disebut sebagai calon lawan. Tanpa ragu, ia langsung menerima tantangan itu.

"Ketika mereka akhirnya memberi tahu saya bahwa saya akan berada di kartu Gedung Putih, mereka menyebut nama Islam dan saya tidak ragu sedetik pun untuk menerima pertarungan itu," tulisnya.

Namun situasi berubah ketika ia bangun keesokan harinya dan mengetahui bahwa juara kelas welter UFC dan mantan juara kelas ringan itu mengalami cedera.

"Dan ketika saya bangun, saya mengetahui bahwa Islam mengalami cedera. Lalu Justin Gaethje muncul," ujarnya.

Topuria kemudian menyindir bahwa lawan baru akan menggantikan Makhachev di kartu tersebut.

"Sekali lagi, seseorang yang lain harus membayar karena pelarian Islam," tulisnya.

Tak berhenti di situ, Topuria juga mengirim pesan langsung kepada Justin Gaethje yang disebut-sebut akan menjadi lawan penggantinya.

"Justin, sampai jumpa di Gedung Putih. Saya bukan orang yang suka mempermalukan orang. Ini akan cepat. Saat kamu sadar, semuanya sudah selesai," tulis Topuria dengan nada percaya diri.

Unggahan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar MMA, terutama terkait kebenaran klaim bahwa duel Topuria melawan Makhachev sempat direncanakan untuk kartu bersejarah UFC di Gedung Putih.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Duel Seru Alex Pereira vs Sergei Pavlovich di UFC 335: Berburu Tiket Gelar Juara

Olahraga

Mauricio Ruffy Bongkar Kesalahan Fatal Saat Dihantam KO Arman Tsarukyan

Olahraga

Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter

Olahraga

Enam Petarung Raih Kontrak UFC di DWCS Week 7, Dua Kalah Tetap Dikontrak

Olahraga

Bilal Hasan Tantang Luis Gurule di UFC 334, Pertarungan ke-3 Dalam 93 Hari

Olahraga

Kepercayaan Diri Pantoja Dibungkam Joshua Van di UFC 331