Kitakini.news -Perseteruan sengit antara mantan juara kelas ringan UFC, Islam Makhachev, dan rivalnya, Ilia Topuria, juara kelas ringan
UFC saat ini kian memanas di media sosial. Setelah sebelumnya dituduh menghindari pertarungan, Makhachev akhirnya membalas dengan pernyataan tajam.
Melalui akun X miliknya, Selasa (10/3/2026) malam WIB, Makhachev menanggapi tudingan Topuria yang menyebut dirinya mundur dari duel karena cedera. Petarung asal Dagestan itu justru menilai Topuria yang sebenarnya mencoba menutupi sikap pengecut dengan serangan verbal di media sosial.
"Kita berdua tahu siapa yang sebenarnya mundur di sini. Kamu bisa menutupi kepengecutanmu dengan cuitan-cuitan kotor, tapi jangan khawatir, suatu hari nanti kamu akan mendapatkan apa yang kamu minta!" tulis Makhachev.
Tak berhenti sampai di situ, anak didik legenda MMA Khabib Nurmagomedov yang juga juara kelas welter UFC itu juga menyindir negosiasi bayaran yang menurutnya menjadi penghambat duel mereka. Bahkan ia mengaku siap bertarung tanpa bayaran demi menghadapi Topuria di saat manajer Topuria meminta pertarungan itu boleh terjadi dengan bayaran besar untuk petarungnya.
"Manajermu yang gemuk itu juga tidak perlu meminta miliaran untuk melawan saya. Kita bisa melakukannya secara gratis," lanjutnya.
Menarik, lantaran jika mendapat bayaran mahal, kekalahan disinyalir tidak akan menjadi masalah bagi Topuria lantaran sudah mendapatkan bayaran yang besar.
Pernyataan keras tersebut merupakan respons atas komentar Topuria yang sebelumnya menuduh Makhachev kembali mencari alasan untuk menghindari pertarungan. Dalam unggahan di akun X, Topuria menyebut rivalnya itu mendadak mengalami cedera tepat saat duel mereka disebut-sebut akan diumumkan.
"Sekali lagi Islam datang dengan alasan. Kali ini alasannya adalah cedera," tulis Topuria.
Petarung berdarah Georgia-Spanyol itu juga mengklaim bahwa pihak UFC sempat menyebut nama Makhachev sebagai calon lawannya untuk kartu pertarungan besar di Gedung Putih. Namun situasi berubah ketika ia mengetahui sang juara mengalami cedera.
Di tengah saling serang kedua petarung itu, Presiden UFC Dana White turun tangan untuk meluruskan kabar yang beredar. White menegaskan bahwa duel Makhachev melawan Topuria sebenarnya tidak pernah dijadwalkan secara resmi.
"Itu tidak benar. Pertarungan itu tidak pernah direncanakan antara Islam melawan Topuria," kata White.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan kartu pertarungan saat itu berlangsung cukup kacau sehingga beberapa perubahan terjadi secara mendadak.