Kitakini.news - Malam di
London terasa berbeda ketika dua petarung tak terkalahkan akhirnya saling menguji batas. Di tengah sorotan lampu The O2 Arena, Sabtu (21/3/2026) malam atau Minggu (22/3/2026) pagi WIB, Movsar
Evloev menunjukkan mengapa namanya kini semakin sulit diabaikan, setelah menaklukkan Lerone
Murphy dalam pertarungan lima ronde yang penuh perhitungan.
Sejak awal, tensi laga sudah terasa. Murphy tampil lebih hidup di ronde pertama, cepat, agresif, dan percaya diri. Beberapa kombinasi pukulannya sempat membuat Evloev terlihat ragu mencari celah. Namun, seperti petarung elit pada umumnya, Evloev tidak panik. Ia membaca, menunggu, lalu beradaptasi.
Masuk ronde kedua dan ketiga, arah pertarungan mulai berubah. Evloev menggeser permainan ke wilayah yang paling ia kuasai: grappling. Dari situ, ritme Murphy perlahan dipatahkan. Setiap upaya serangan dibalas dengan tekanan, setiap ruang gerak dipersempit dengan kontrol yang disiplin.
Momentum benar-benar beralih di ronde-ronde akhir. Evloev tampil semakin dominan dengan takedown yang konsisten dan kontrol di bawah yang sulit ditembus. Murphy bertahan sekuat mungkin, namun kesulitan menemukan jalan keluar dari tekanan tanpa henti.
Sempat terjadi insiden pelanggaran yang membuat Evloev kehilangan satu poin, tetapi itu tak cukup mengubah arah laga. Hingga bel terakhir berbunyi, ia tetap memegang kendali.
Ketika keputusan diumumkan, angka 48-46, 48-46, dan 47-47, diberikan wasit, Evloev dinyatakan menang melalui majority decision. Rekor sempurnanya tetap terjaga, sementara Murphy harus menerima kekalahan pertama dalam kariernya. Usai laga, Evloev tidak menyembunyikan ambisinya.
"Dia lawan yang sangat tangguh, tapi saya percaya saya mengontrol pertarungan ini. Saya siap untuk perebutan gelar berikutnya," ujar Evloev tegas.
Kemenangan ini terasa lebih dari sekadar angka di kartu juri. Ini adalah pernyataan. Evloev bukan hanya petarung yang sulit dikalahkan, ia adalah penantang serius yang siap mengetuk pintu perebutan sabuk juara.
Di sisi lain, Murphy mungkin kalah, tetapi tidak runtuh. Ia menunjukkan kualitas dan ketahanan yang memastikan namanya tetap relevan di divisi ini.
London menjadi saksi: satu rekor tetap utuh, satu mimpi harus ditunda. Namun bagi Evloev, arah langkahnya kini semakin jelas—menuju puncak.
Sumber: UFC.com, MMA Fighting,
Yahoo Sports, The Sun