Kitakini.news -
Paya Bakung United kembali menegaskan statusnya sebagai penantang serius di Liga 4 Sumatera Utara. Bertanding di Stadion Unimed, Selasa (31/3/2026) siang, mereka sukses menundukkan
Pelita Medan Soccer dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.
Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung terlibat duel intens. Permainan cepat dan agresif diperagakan, namun rapatnya lini tengah membuat aliran bola ke sektor depan tersendat. Akibatnya, peluang bersih nyaris tak tercipta sepanjang babak pertama, yang akhirnya ditutup tanpa gol.
Memasuki babak kedua, ritme permainan mulai berubah. Paya Bakung tampil lebih berani menekan dan memanfaatkan ruang kosong. Hasilnya terlihat pada menit ke-57, saat Leo Daviansyah dengan jeli menyambar celah di pertahanan lawan dan mencetak gol yang memecah kebuntuan sekaligus menjadi penentu kemenangan.
Gol tersebut memaksa Pelita Medan Soccer meningkatkan intensitas serangan. Mereka beberapa kali mengancam lewat peluang berbahaya, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat bola hanya membentur mistar atau melenceng dari target. Di sisi lain, pertahanan solid Paya Bakung tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Paya Bakung United, Sakti Yasin Nasution, tak menampik bahwa timnya sempat mengalami kendala di babak pertama, terutama dalam hal koordinasi lini depan.
"Padahal dari menit-menit awal kita unggul di sisi permainan, tapi memang tadi ada di sektor depan kurang koordinasi, tidak ada suplai bola ke striker, itu yang paling mencolok saya lihat di babak pertama," ungkapnya usai laga.
Ia juga menyoroti momen krusial di akhir pertandingan ketika timnya nyaris kehilangan fokus.
"Di menit-menit akhir sudah unggul, kita merasa nyaman, itu yang bahaya. Seharusnya tidak seperti itu, atau bisa saja pemain kita kelelahan," tambahnya.
Meski kini bertengger di puncak klasemen Grup C dengan tujuh poin, Sakti menegaskan bahwa perjuangan belum selesai. Ia meminta para pemain tetap menjaga fokus dan mental bertarung di setiap laga.
"Kita harus tetap fight, walaupun sekarang poin kita tujuh. Tidak ada istilah cukup seri, harus menang. Target kita saat ini juara grup," tegasnya.
Di pertandingan lain yang digelar di venue yang sama, Satria Muda berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Tanjung Balai United. Gol cepat Ikhsan Firmansyah membuka keunggulan, sempat dibalas M Hapis, sebelum Christoper Damanik memastikan kemenangan tim asuhan Imam Faisal di babak kedua.
Kompetisi Liga 4 Sumatera Utara akan berlanjut pada Rabu (1/4/2026) dengan enam laga serentak di tiga stadion berbeda. Salah satu duel yang paling dinanti adalah pertemuan antara PS Kwarta dan Binjai City Sport Club yang diprediksi berlangsung sengit.
Berikut jadwal lengkapnya:
1. PS Kwarta vs Binjai City Sport Club di Stadion Cadika pukul 13.30 WIB
2. Gunung Sitoli Khoda FC vs PS Harjuna Putra di Stadion Cadika pukul 16.00 WIB
3. Poslab Labuhan Batu vs Brimo Langkat di Stadion Yon Zipur pukul 16.00 WIB
4. Ratu FC vs PS Taruna Satria Tebing Tinggi di Stadion Yon Zipur pukul 13.30 WIB
5. Batu Bara United vs PS TGM di Stadion Unimed pukul 13.30 WIB
6. Gumarang FC vs Agtagana United di Stadion Unimed pukul 16.00 WIB.