Kitakini.news - Atmosfer panas langsung terasa di Stadion Unimed saat babak enam besar
Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026 resmi dimulai, Selasa (7/4/2026). Dua laga pembuka menghadirkan duel sengit yang langsung menggambarkan ketatnya perebutan tiket semifinal.
Pada pertandingan pertama, Gumarang FC harus mengakui keunggulan Payabakung FC dalam duel ketat penuh tensi. Kedua tim tampil agresif sejak awal, saling menekan dan menciptakan peluang.
Namun, momen penentu hadir di menit ke-69. Gol tunggal Sanzai Hutajulu memastikan kemenangan tipis 1-0 untuk Payabakung FC, hasil krusial yang langsung mengantar mereka mengamankan tiga poin penting di fase ini.
Asisten pelatih Payabakung FC, Dedi Kurniawan, tak menyembunyikan rasa puasnya atas perjuangan tim di tengah kondisi cuaca yang menguras tenaga.
"Alhamdulillah, kerja keras anak-anak luar biasa. Walaupun cuaca sangat panas, kami tetap fokus. Hasil ini tentu menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya," ujarnya usai laga.
Ia menegaskan timnya tidak akan lengah. Fokus kini dialihkan ke laga berikutnya melawan Batubara United, dengan opsi rotasi pemain demi menjaga kebugaran tim.
"Kemungkinan akan ada rotasi. Kami selalu tekankan tidak ada pemain inti atau cadangan, siapa pun harus siap," tambahnya optimistis.
PS Kwarta Tampil Dominan, Pelita Medan Tak Berkutik
Sementara itu di laga kedua, PS Kwarta menunjukkan performa meyakinkan saat menghadapi Pelita Medan Soccer.
Sejak peluit awal, PS Kwarta langsung mengambil alih kendali permainan. Serangan cepat mereka berbuah dua gol di babak pertama melalui Andrea Luis Figo (13') dan Muhammad Safii Hasibuan (23').
Kemenangan 2-0 ini menjadi sinyal kuat bahwa PS Kwarta siap bersaing serius di fase enam besar.
Pelatih PS Kwarta, Irwansyah, mengapresiasi performa timnya yang tampil disiplin dan efektif.
"Saya berterima kasih kepada pemain yang sudah tampil maksimal. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya menuju semifinal," ungkapnya.
Meski menang meyakinkan, ia tetap menyoroti penyelesaian akhir yang belum optimal.
"Evaluasi kami ada di finishing. Seharusnya kita bisa mencetak lebih banyak gol, tapi peluang belum dimaksimalkan dengan baik," jelasnya.
Irwansyah juga memastikan rotasi pemain akan menjadi bagian dari strategi menghadapi jadwal padat.
"Semua pemain harus siap karena setiap laga sangat menentukan," tegasnya.
Persaingan Memanas, Laga Berikutnya Sudah Menanti
Dengan hasil ini, persaingan di babak enam besar dipastikan semakin sengit. Setiap tim kini dituntut tampil konsisten demi menjaga peluang menuju semifinal.
Pertandingan selanjutnya akan kembali digelar di Stadion Unimed pada Kamis (9/4), menghadirkan duel antara Gumarang FC kontra Batubara United, serta Pelita Medan Soccer melawan Binjai City Sport Club.
Dengan format kompetisi yang ketat dan jadwal padat, setiap poin menjadi sangat berharga. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam perebutan tiket ke fase berikutnya.
Liga 4 Sumatera Utara musim ini juga mendapat dukungan penuh dari Bank Sumut sebagai sponsor utama, menambah semarak dan kualitas kompetisi di level daerah.