Kitakini.news -Tak Terbuai Kemenangan Kontra Arsenal,
Guardiola Kirim Peringatan Keras
Kemenangan dramatis 2-1 Manchester City atas Arsenal di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026) malam WIB, menghadirkan satu pesan tegas dari Pep Guardiola: ini belum apa-apa.
Laga berjalan panas sejak awal. City unggul lebih dulu lewat aksi individu Rayan Cherki, sebelum disamakan cepat oleh Kai Havertz. Duel semakin intens di babak kedua hingga akhirnya Erling Haaland muncul sebagai pembeda lewat gol penentu kemenangan.
Namun alih-alih larut dalam euforia,
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola justru memilih bersikap dingin. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini belum menggeser posisi Arsenal dalam perburuan gelar Premier League.
"Menikmati? Saya rasa bukan kata yang tepat. Kemenangan ini hanya memberi kami harapan," ujar Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu mengingatkan bahwa timnya masih dalam posisi mengejar.
"Kami ada di sana, tapi siapa yang di puncak klasemen? Bukan kami," tegasnya.
Guardiola juga memberi pesan khusus kepada para pemainnya agar tidak kehilangan fokus di momen krusial musim.
"Nikmati momen ini, tapi jangan kehilangan fokus," ujarnya.
Pujian untuk Arsenal, Laga Berkelas Tinggi
Meski menang, Guardiola tetap menunjukkan respek tinggi kepada Arsenal. Ia menilai tim asuhan rivalnya itu layak berada di puncak karena konsistensi sepanjang musim.
"Mereka tim luar biasa. Anda tidak bisa memimpin klasemen sepanjang musim tanpa kualitas itu," ucapnya.
Ia bahkan menyebut duel ini sebagai gambaran kualitas sepak bola level tertinggi.
"Ini adalah iklan terbaik untuk sepak bola dunia," ucapnya.
Di lapangan, tensi memang tak pernah turun. Benturan fisik antara Haaland dan bek Arsenal, termasuk Gabriel Magalhães, menjadi bukti betapa panasnya duel dua kandidat juara tersebut.
Asa Terjaga, Tekanan Berpindah
Hasil ini membuat City memangkas jarak poin dan menjaga peluang juara tetap hidup. Namun Guardiola kembali menegaskan bahwa segalanya masih terbuka.
"Hasil ini memberi kami kesempatan untuk terus bertarung dan tetap hidup dalam perburuan gelar," kata Pep lagi.
Dengan sisa musim yang semakin menipis, kemenangan ini bisa menjadi momentum penting, tetapi bagi Guardiola, itu baru sebatas pintu harapan, bukan jaminan akhir.
Sumber: Reuters, The Guardian, Talksport