Kitakini.news - Manchester United akhirnya mengamankan kemenangan 2-1 atas
Brentford dalam lanjutan Premier League, Selasa (28/4/2026) dini hari WIB. Tiga poin diraih, tapi dengan cara yang jauh dari meyakinkan.
Tuan rumah tampil menggigit sejak awal. Tekanan tinggi langsung membuahkan hasil saat Casemiro mencetak gol pembuka di menit ke-11 lewat sundulan memanfaatkan bola mati. Old Trafford bergemuruh, United berada di jalur yang mereka inginkan.
Momentum itu berlanjut hingga akhir babak pertama. Serangan cepat yang dirancang Bruno Fernandes dituntaskan dengan dingin oleh Benjamin Sesko untuk menggandakan keunggulan. Skor 2-0 membuat laga tampak akan berakhir tanpa drama.
Namun babak kedua menghadirkan cerita berbeda. Brentford keluar dari tekanan dan mulai bermain lebih berani. Intensitas meningkat, duel-duel menjadi lebih keras, dan lini belakang United mulai goyah menghadapi gelombang serangan bertubi-tubi.
Puncak ketegangan terjadi di menit ke-87. Mathias Jensen mencetak gol yang menghidupkan harapan tim tamu. Stadion yang sebelumnya riuh mendadak berubah tegang.
Sisa pertandingan menjadi ujian mental bagi United. Brentford menekan tanpa henti, sementara tuan rumah dipaksa bertahan total demi mengamankan keunggulan tipis.
Pelatih United, Michael Carrick, mengakui timnya belum tampil sempurna.
"Kami lebih fokus pada hasil akhir," ujarnya, memberi sinyal bahwa performa tim masih perlu banyak pembenahan.
Secara statistik, pertandingan berlangsung relatif seimbang. Brentford bahkan lebih dominan dalam penguasaan bola, namun United menunjukkan efektivitas yang lebih baik dalam penyelesaian akhir.
Kemenangan ini menjaga posisi Manchester United di papan atas dan membuka jalan menuju tiket Liga Champions. Namun di balik hasil positif, ada catatan yang tak bisa diabaikan, pertahanan yang rapuh di momen krusial bisa menjadi ancaman serius ke depan.
Sumber: Reuters, ABC News, DetikSport, Bola.com