Kitakini.news - Langit biru London tampaknya segera memiliki nahkoda baru. Kabar mengejutkan datang dari Stamford Bridge setelah pelatih asal Spanyol, Xabi Alonso, dilaporkan menerima tawaran untuk menjadi pelatih anyar Chelsea mulai musim depan.
Keputusan ini langsung memancing perhatian publik sepak bola Eropa. Pasalnya, nama Alonso sebelumnya lebih sering dikaitkan dengan sejumlah klub elite lain, termasuk proyek besar di Spanyol dan Jerman. Namun, pria berusia 44 tahun itu justru disebut memilih tantangan besar bersama The Blues yang masih mencari konsistensi permainan.
Sejumlah media Inggris melaporkan Chelsea dan Alonso telah mencapai kesepakatan prinsip untuk kontrak jangka panjang. Pengumuman resmi diyakini tinggal menunggu waktu setelah proses negosiasi intens berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Jika resmi bergabung, Alonso yang merupakan mantan pemain Liverpool, klub rival Chelsea, akan mengambil alih kursi pelatih klub yang bermarkas di Stamford Bridge setelah periode penuh dinamika di tubuh The Blues. Manajemen klub diyakini melihat mantan gelandang elegan itu sebagai sosok tepat untuk membangun fondasi tim dalam jangka panjang, bukan sekadar solusi sementara.
Pilihan klub kepada Alonso tentu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa musim terakhir, reputasinya sebagai pelatih terus meningkat. Ia dikenal mampu membangun tim dengan karakter permainan modern, disiplin taktik, serta agresif saat menyerang maupun menekan lawan.
Yang membuat situasi ini semakin menarik, Chelsea kabarnya siap memberi Alonso pengaruh lebih besar dalam pembentukan skuad. Ia disebut akan lebih dilibatkan dalam urusan perekrutan pemain, sesuatu yang sebelumnya menjadi perhatian besar di internal klub asal London Barat tersebut.
Secara gaya bermain, Alonso dikenal menyukai sepak bola progresif dengan penguasaan bola yang rapi, pressing intens, dan fleksibilitas formasi. Filosofi itu dinilai cocok dengan skuad muda Chelsea yang sebenarnya memiliki kualitas besar, tetapi belum stabil secara performa.
Meski begitu, tantangan besar sudah menunggu di depan mata. Alonso tak hanya dituntut memperbaiki posisi Chelsea di kompetisi domestik, tetapi juga mengembalikan aura klub sebagai pesaing serius di level Eropa. Tekanan tinggi dari suporter Stamford Bridge akan menjadi ujian awal bagi pelatih yang pernah bersinar bersama Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munich itu.
Publik kini tinggal menunggu kepastian resmi dan penandatanganan kontrak sang juru taktik baru. Bila semuanya berjalan lancar, era baru Stamford Bridge tampaknya akan dimulai bersama seorang pelatih muda dengan reputasi besar dan ide permainan yang menjanjikan.
Sumber: The Guardian, ESPN, Sky Sports, The Telegraph, Bleacher Report.