Kitakini.news -Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City gagal meraih kemenangan usai ditahan AFC Bournemouth 1-1 di Vitality Stadium, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. Hasil yang memastikan The Gunners tak terkejar di puncak klasemen Premier League.
Harapan juara milik Manchester City akhirnya runtuh di pesisir selatan Inggris. Alih-alih menjaga asa hingga pekan terakhir, The Citizens justru terpeleset setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan AFC Bournemouth dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Vitality Stadium. Hasil itu otomatis memastikan Arsenal F.C. mengunci gelar juara lebih cepat.
Laga berjalan jauh dari ekspektasi kubu tamu. City datang dengan tekanan besar: menang adalah harga mati jika ingin menjaga peluang menyalip Arsenal di klasemen. Namun, Bournemouth tampil tanpa rasa takut dan justru memberi pukulan pertama.
Publik Vitality Stadium bergemuruh pada menit ke-39 saat penyerang muda Eli Junior Kroupi melepaskan sepakan melengkung indah yang gagal dijangkau penjaga gawang City. Gol itu mengubah atmosfer pertandingan menjadi semakin tegang bagi pasukan Pep Guardiola.
Manchester City mencoba bangkit selepas jeda. Serangan demi serangan dibangun melalui lini depan mereka, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat Bournemouth bertahan dengan disiplin. Bahkan, tuan rumah sempat memiliki peluang menggandakan keunggulan ketika City terlalu terbuka saat mengejar gol penyeimbang.
Gol yang dinanti pendukung City akhirnya datang, tetapi terlalu terlambat. Pada menit ke-90+5, Erling Haaland mencetak gol penyama kedudukan dan menjaga harga diri timnya. Sayangnya, wasit segera meniup peluit panjang beberapa saat kemudian. Skor 1-1 bertahan dan mimpi City mempertahankan mahkota Premier League pun resmi sirna.
Hasil imbang tersebut membuat Manchester City tertahan di angka 78 poin, tertinggal empat angka dari Arsenal dengan hanya satu pertandingan tersisa. Situasi itu memastikan The Gunners tak lagi bisa dikejar dan resmi mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi penguasa Liga Inggris. Gelar ini juga menjadi trofi Premier League pertama Arsenal sejak era "Invincibles" tahun 2004.
Di London Utara, suasana berubah menjadi pesta. Para pemain Arsenal dikabarkan menyaksikan laga City bersama di pusat latihan mereka sebelum merayakan keberhasilan tersebut dengan penuh emosional. Setelah beberapa musim hanya menjadi penantang, tim asuhan Mikel Arteta akhirnya menuntaskan misi besar mereka.
Usai laga, Guardiola juga memberikan ucapan selamat kepada Arsenal atas keberhasilan mereka menjuarai liga. Pelatih asal Spanyol itu mengakui timnya gagal menjaga konsistensi pada momen krusial musim ini.
Bagi Bournemouth, satu poin melawan sang juara bertahan menjadi hasil bersejarah. Tim asuhan Andoni Iraola terus menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan sekaligus memperpanjang tren positif mereka.
Sumber: Reuters, The Guardian, AP News, Sky Sports