Kitakini.news -
PSMS Medan memilih menyiapkan musim baru tanpa banyak gembar-gembor. Saat para suporter masih menanti siapa saja wajah baru yang akan mengenakan jersey hijau kebanggaan Sumatera Utara, manajemen ternyata sudah melangkah cukup jauh dalam menyusun kekuatan tim untuk
Championship 2026/2027.
Di balik suasana yang relatif tenang, proses perekrutan pemain disebut berjalan cepat. Sejumlah nama bahkan dikabarkan sudah mencapai kesepahaman dengan manajemen. Namun berbeda dari musim-musim sebelumnya, PSMS kini tak ingin tergesa-gesa mengikat pemain. Klub berjuluk Ayam Kinantan itu memilih pendekatan yang lebih disiplin dan penuh perhitungan.
Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengungkapkan bahwa manajemen mengubah sistem perekrutan pemain setelah mengambil pelajaran penting dari musim lalu. Jika sebelumnya kontrak diteken lebih dahulu baru dilanjutkan pemeriksaan kesehatan, kini urutannya dibalik.
Tak ada tanda tangan kontrak sebelum pemain dinyatakan lolos tes medis.
"Sudah ada beberapa yang deal secara verbal terkait nilai dan kesepakatannya, tetapi kontrak baru dilakukan setelah MCU. Kalau lolos MCU baru kontrak, karena musim lalu kontrak lebih dulu baru MCU, ternyata ada pemain yang dalam kondisi cedera dan tidak bisa bermain," kata Fendi Jonathan, Selasa (26/5/2026).
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. PSMS tampaknya tak ingin mengulang kerugian akibat merekrut pemain yang ternyata tidak siap tampil setelah resmi bergabung.
Sikap hati-hati itu sekaligus menunjukkan keseriusan manajemen dalam membangun skuad yang benar-benar siap bersaing. Target PSMS musim depan bukan sekadar menjalani kompetisi, melainkan kembali berburu tiket promosi dan bersaing di level teratas Championship.
Meski belum membuka identitas pemain incaran, Fendi memberi sinyal kuat bahwa progres pembentukan skuad sudah berada pada tahap yang cukup maju. Menurutnya, mayoritas kebutuhan tim sebenarnya sudah hampir terpenuhi.
"Secara keseluruhan sebenarnya sudah sekitar 70 persen, tinggal proses penandatanganan saja," ujarnya.
Pernyataan itu tentu menjadi kabar menggembirakan bagi publik PSMS. Angka 70 persen menunjukkan kerangka utama tim mulai terbentuk, sementara sisanya tinggal menunggu penyelesaian administrasi dan tahapan pemeriksaan kesehatan.
Bila seluruh proses berjalan sesuai rencana, para pemain yang diproyeksikan memperkuat PSMS musim depan akan mulai berkumpul pada awal Juli 2026. Agenda tersebut akan menjadi titik awal persiapan resmi tim menuju musim baru.
"Rencananya pemain akan berkumpul pada 1 Juli. Di situ nanti dilakukan MCU, lalu masuk ke tahapan berikutnya," jelas Fendi.
Di tengah derasnya rumor transfer yang beredar di kalangan suporter, manajemen tetap memilih menahan diri. Nama-nama pemain yang dikaitkan dengan PSMS belum akan diumumkan dalam waktu dekat.
Bagi Fendi, menyelesaikan seluruh proses lebih penting dibanding buru-buru mencari sorotan.
"Intinya kami lebih berhati-hati. Semua diselesaikan dulu baru diumumkan," tegasnya.