UFC

Deiveson Figueiredo Terpuruk, Dicekik Song Yadong Tambah Luka Eks Juara UFC

Figueiredo Tumbang, Song Yadong Makin Bersinar
Sukri - Sabtu, 30 Mei 2026 22:35 WIB
istimewa
Song Yadong mencekik leher Figueiredo dengan cekikan guillotine di UFC FIght Night Macau. (Foto: MMA FIghting)

Kitakini.news - Macao menjadi panggung yang pahit bagi mantan juara kelas terbang UFC, Deiveson Figueiredo. Datang dengan ambisi menjaga asa menuju perebutan sabuk di kelas bantam, petarung Brasil itu justru harus pulang dengan kekalahan menyakitkan usai ditundukkan jagoan tuan rumah, Song Yadong, pada laga utama UFC Fight Night Macau, Sabtu (30/5/2026 malam.

Figueiredo kalah lewat submission guillotine choke di ronde kedua, hasil yang semakin memperpanjang periode sulit dalam kariernya. Kekalahan tersebut menjadi yang keempat dalam lima pertarungan terakhirnya, sebuah catatan yang jauh dari bayangan sosok yang pernah mendominasi divisi flyweight UFC.

Sejak awal pertarungan di Galaxy Arena, duel berlangsung dengan tensi tinggi. Figueiredo sempat menunjukkan pengalaman dan ketenangannya pada ronde pembuka. Ia beberapa kali mampu mengganggu ritme Song dengan tekanan agresif dan kombinasi pukulan pendek yang efektif. Namun momentum berubah drastis ketika laga memasuki ronde kedua.

Song, yang tampil di depan publik sendiri, mulai menemukan ritme serangannya. Petarung asal China itu memanfaatkan kecepatannya untuk memaksa Figueiredo bergerak mundur. Situasi berubah fatal ketika Figueiredo mencoba masuk untuk melakukan transisi grappling. Song dengan cepat membaca celah, mengunci leher lawannya lewat guillotine choke yang rapat hingga membuat sang mantan juara tak punya pilihan selain menyerah pada detik-detik akhir ronde kedua.

Kemenangan ini terasa spesial bagi Song. Selain menjaga posisinya di persaingan papan atas kelas bantam, kemenangan tersebut juga menjadi pernyataan kuat di hadapan publik negaranya sendiri setelah sempat menelan kekalahan dari Sean O'Malley pada awal tahun.

Usai pertarungan, Song mengaku hasil itu menjadi bukti perkembangan kemampuan grappling yang selama ini ia asah bersama tim pelatihnya.

"Saya berkembang banyak di grappling," ujar Song seusai laga, sambil memberi kredit kepada tim dan pelatihnya, termasuk Urijah Faber.

Bagi Figueiredo, hasil ini makin memunculkan tanda tanya besar mengenai masa depannya di kelas bantam UFC. Setelah sempat menjanjikan saat naik divisi dengan kemenangan atas Rob Font, Cody Garbrandt, dan Marlon Vera, performanya mulai menurun.

Dalam lima duel terakhir, ia hanya sekali menang, sementara empat laga lain berakhir dengan kekalahan dari Petr Yan, Cory Sandhagen, Umar Nurmagomedov, dan kini Song Yadong.

Di usia yang tak lagi muda untuk ukuran petarung elite MMA, jalan Figueiredo menuju perebutan gelar kini terlihat semakin terjal. Sebaliknya, Song justru mempertegas dirinya sebagai salah satu nama yang layak diperhitungkan dalam perebutan sabuk kelas bantam UFC musim ini.

Sumber: MMA FIghting

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Duel Seru Alex Pereira vs Sergei Pavlovich di UFC 335: Berburu Tiket Gelar Juara

Olahraga

Mauricio Ruffy Bongkar Kesalahan Fatal Saat Dihantam KO Arman Tsarukyan

Olahraga

Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter

Olahraga

Enam Petarung Raih Kontrak UFC di DWCS Week 7, Dua Kalah Tetap Dikontrak

Olahraga

Bilal Hasan Tantang Luis Gurule di UFC 334, Pertarungan ke-3 Dalam 93 Hari

Olahraga

Kepercayaan Diri Pantoja Dibungkam Joshua Van di UFC 331