Piala Dunia 2026

Jerman Panaskan Mesin ke Piala Dunia, Finlandia Jadi Korban Uji Coba Nagelsmann

Jerman Matangkan Persiapan Piala Dunia 2026
Sukri - Senin, 01 Juni 2026 15:30 WIB
istimewa
starging eleven atau 11 pemain pertama Jerman saat menghadapi Finlandia. (Foto: dfb_team/Instagram)

Kitakini.news - Jerman mengirim pesan tegas menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Dalam laga uji coba melawan Finlandia di Mewa Arena, Mainz, Die Mannschaft tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 4-0, Minggu (31/5/2026) malam waktu setempat. Hasil itu menjadi bagian penting dari persiapan skuad asuhan Julian Nagelsmann sebelum terbang ke Amerika Utara.

Bagi Jerman, laga ini bukan sekadar pertandingan persahabatan biasa. Setelah kegagalan mengecewakan pada Piala Dunia 2018 dan 2022, tekanan besar kembali menyelimuti salah satu raksasa sepak bola dunia itu. Nagelsmann memanfaatkan duel kontra Finlandia untuk mulai merangkai susunan ideal, menguji kombinasi pemain, sekaligus membangun ritme permainan menuju laga pembuka turnamen.

Sejak peluit awal dibunyikan, Jerman langsung mendominasi penguasaan bola. Finlandia lebih banyak bertahan dan kesulitan keluar dari tekanan tinggi yang diterapkan tuan rumah. Peluang demi peluang mulai tercipta, tetapi gol pembuka baru hadir pada menit ke-34 melalui Deniz Undav.

Penyerang Stuttgart itu memecah kebuntuan lewat penyelesaian tenang setelah menerima bola di area berbahaya. Gol tersebut seolah membuka keran serangan Jerman.

Memasuki babak kedua, Florian Wirtz menggandakan keunggulan hanya beberapa menit setelah restart memanfaatkan assist Undav. Penyerang berusia 29 tahun itu kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57 sebelum Jamal Musiala menutup pesta gol lewat sepakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Finlandia.

Undav menjadi figur paling menonjol malam itu. Dua gol dan satu assist membuat persaingan lini depan Jerman menjelang Piala Dunia semakin menarik, terutama untuk memperebutkan posisi starter bersama Kai Havertz.

Meski tampil gemilang, Undav memilih merendah ketika ditanya apakah performanya cukup untuk mengamankan tempat utama di tim.

"Itu keputusan pelatih," ujar Undav singkat usai pertandingan, menegaskan dirinya hanya ingin terus membantu tim tampil maksimal.

Sebelum pertandingan, Julian Nagelsmann memang sudah memberi sinyal bahwa laga kontra Finlandia akan menjadi laboratorium kecil untuk menemukan formula terbaik sebelum turnamen dimulai. Ia menegaskan komposisi pemain inti menuju Piala Dunia masih terbuka.

"Kami ingin menggunakan pertandingan pemanasan ini untuk melihat tim yang berpotensi menjadi starter di turnamen. Tetapi belum ada yang pasti," kata Nagelsmann. Ia menambahkan bahwa fokus utamanya adalah membangun ritme permainan dan menemukan keseimbangan tim.

Pelatih berusia 38 tahun itu juga menaruh perhatian pada kondisi beberapa pemain kunci, termasuk Jamal Musiala yang baru pulih dari cedera panjang. Nagelsmann berharap gelandang serang Bayern Munich tersebut bisa mencapai kondisi terbaik saat turnamen resmi dimulai.

"Jika Jamal bermain 70 persen saja, dia tetap lebih baik dari banyak pemain lain. Saya berharap dia berada di level 100 persen untuk laga pertama Piala Dunia," ujar Nagelsmann.

Meski kemenangan besar atas Finlandia memberi optimisme, kubu Jerman tampaknya belum mau terlena. Sporting director Jerman, Rudi Völler, bahkan memilih meredam ekspektasi berlebihan.

"Kami bukan favorit utama. Ada tiga atau empat tim lain di atas kami. Tapi saya yakin kami akan sulit dikalahkan," katanya.

Setelah duel melawan Finlandia, Jerman masih memiliki satu laga pemanasan lagi menghadapi Amerika Serikat sebelum memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Turnamen kali ini menjadi momen penting bagi Die Mannschaft untuk menghapus trauma dua edisi terakhir sekaligus membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Sumber: Reuters, Bundesliga, Bavarian Football Works

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Satresnarkoba Polres Tapteng Bekuk Pengedar Sabu di Tapiannauli, asits Sejumlah Barang Bukti

Olahraga

Polres Tapteng Bekuk Pelaku Pembobolan Sekolah di Tapiannauli, Sita Lima Unit Chromebook

Olahraga

Belanda Selamatkan Debut Xavi, Gakpo Gagalkan Kemenangan Klopp

Olahraga

Belanda vs Jerman: Duel Debut Pembuktian Xavi dan Klopp di Nations League

Olahraga

Polres Siak Tangkap Sindikat Pembuat SIM Palsu

Olahraga

Mitchell Baker Tak Bisa Bela Indonesia di Piala Asia U-20 2027, Ternyata Ini Sebabnya