Kitakini.news -Timnas Indonesia U-19 datang ke semifinal ASEAN U-19 Boys' Championship 2026 dengan modal yang tidak dimiliki banyak tim: kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih seluruh laga fase grup.
Di balik keberhasilan itu, penyerang Reno Salampessy menjadi salah satu sosok yang merasakan langsung bagaimana perjuangan Garuda Muda dibangun dari persiapan yang singkat hingga akhirnya mampu menutup Grup A sebagai pemuncak klasemen.
Indonesia melangkah ke semifinal dengan catatan sempurna. Skuad asuhan Nova Arianto sukses mengalahkan seluruh lawan yang dihadapi dan mengumpulkan sembilan poin. Namun bagi Reno, pencapaian tersebut tidak datang begitu saja.
Menurut pemain yang menjadi andalan lini serang Indonesia itu, tim harus bekerja keras untuk membangun chemistry dalam waktu yang terbatas sebelum turnamen dimulai.
"Kami sudah melewati pertandingan pertama, kedua, dan ketiga, lalu bisa lolos sebagai juara grup. Itu bukan hal yang mudah bagi kami karena kami baru berkumpul selama beberapa minggu," ujar Reno, saat mendampingi Pelatih Timnas U19, Nova Arianto pada sesi jumpa pers jelang semi final, Rabu (10/6/2026).
Seiring berjalannya turnamen, Reno melihat perkembangan yang signifikan dalam permainan Indonesia. Ia menilai kerja sama antarpemain semakin solid dan menjadi bekal berharga untuk menghadapi lawan yang lebih berat di babak empat besar.
Kemenangan demi kemenangan yang diraih pada fase grup juga memberikan suntikan moral besar bagi seluruh anggota tim. Kepercayaan diri yang meningkat menjadi modal utama saat Indonesia bersiap menghadapi Australia, salah satu tim terkuat di turnamen.
"Pastinya kami sangat percaya diri untuk pertandingan ke depan karena kami akan melewati pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kami akan bermain dengan sangat baik dan ini menjadi modal kami untuk menghadapi Australia," katanya.
Optimisme Reno bukan tanpa alasan. Garuda Muda menunjukkan perkembangan permainan yang konsisten sepanjang fase grup. Selain tampil efektif dalam menyerang, Indonesia juga mampu menjaga organisasi permainan dengan baik saat menghadapi tekanan lawan.
Sementara itu, sepanjang babak grup hingga semi final, lini pertahanan Garuda Muda cukup kokoh lantaran hanya kebobolan satu gol menghadapi tim kuat Vietnam.
Di tengah persiapan menuju semifinal, Reno sempat membuat khawatir pendukung Indonesia. Pada pertandingan terakhir Grup A melawan Vietnam, ia mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Padahal, sebelum ditarik keluar, pemain tersebut sempat mencetak gol yang membantu Indonesia meraih kemenangan penting.
Meski demikian, pemain yang sudah mengemas dua gol untuk timnas Indonesia di ASEAN U19 Boys' Championship 2026 itu memastikan kondisinya terus membaik. Ia mengaku menjalani berbagai program pemulihan demi memastikan dirinya siap tampil saat menghadapi Australia.
"Setelah menghadapi Vietnam, saya melakukan segalanya untuk sembuh. Mulai dari terapi, konsultasi dengan dokter, dan semua saya lakukan agar bisa bermain besok," ungkap Reno.