Piala Dunia 2026

Pochettino Bidik Kemenangan Perdana, Paraguay Siap Rusak Mimpi Amerika Serikat

Amerika Serikat Ditantang Paraguay pada Laga Pembuka
Sukri - Jumat, 12 Juni 2026 22:00 WIB
istimewa
Ilustrasi

Kitakini.news - Panggung Grup D Piala Dunia 2026 akan langsung menghadirkan pertandingan sarat gengsi saat tuan rumah Amerika Serikat berhadapan dengan Paraguay di Los Angeles Stadium, Jumat (12/6/2026) waktu setempat atau Sabtu (13/6/2026) pagi WIB. Laga ini menjadi momen penting bagi kedua tim yang sama-sama ingin membuka turnamen dengan hasil positif.

Bagi Amerika Serikat, pertandingan ini memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding sekadar perebutan tiga poin. Bermain di hadapan publik sendiri, skuad asuhan Mauricio Pochettino membawa harapan besar untuk memulai perjalanan mereka dengan kemenangan sekaligus memperkuat status sebagai salah satu kandidat kuat dari Grup D.

Generasi yang dipimpin Christian Pulisic, Weston McKennie, dan Tyler Adams disebut sebagai salah satu kelompok pemain paling bertalenta yang pernah dimiliki sepak bola Amerika. Bermain di kandang sendiri juga menjadi keuntungan yang diharapkan mampu mendorong performa tim sejak pertandingan pertama.

Meski demikian, Paraguay datang bukan sebagai peserta pelengkap. Setelah absen selama 16 tahun dari putaran final Piala Dunia, La Albirroja kembali dengan ambisi besar untuk membuktikan diri mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Tim asuhan Gustavo Alfaro bahkan berhasil membangun kembali kepercayaan diri nasional melalui perjalanan impresif menuju turnamen ini.

Alfaro menegaskan Paraguay tidak datang ke Amerika Serikat hanya untuk meramaikan kompetisi.

"Kami tidak datang ke Piala Dunia hanya untuk menjadi pelengkap," tegas Alfaro menjelang pertandingan.

Pelatih berpengalaman asal Argentina itu juga menilai timnya telah berhasil mengembalikan identitas permainan Paraguay yang selama bertahun-tahun menjadi kekuatan utama mereka.

"Para pemain telah mengembalikan DNA Paraguay," katanya.

Dari sisi teknis, Paraguay diperkirakan tetap mengandalkan organisasi pertahanan yang solid serta efektivitas serangan balik. Pengalaman Miguel Almiron dan kemungkinan pulihnya Julio Enciso dapat menjadi senjata berbahaya untuk mengancam lini belakang Amerika Serikat.

Sementara itu, Amerika Serikat diyakini akan tampil lebih agresif. Bermain di depan puluhan ribu pendukung sendiri membuat tekanan sekaligus motivasi berada di pundak para pemain. Pochettino berharap skuadnya mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk mengontrol pertandingan sejak menit awal.

Secara historis, Amerika Serikat memiliki catatan yang lebih baik saat berhadapan dengan Paraguay. Dari sembilan pertemuan sebelumnya, tim Negeri Paman Sam mencatat lima kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Bahkan pada pertemuan terakhir dalam laga persahabatan tahun 2025, Amerika Serikat berhasil meraih kemenangan 2-1.

Meski diunggulkan, banyak pengamat memperkirakan pertandingan tidak akan berjalan mudah. Paraguay dikenal sebagai tim yang disiplin dan kerap menyulitkan lawan-lawan yang lebih difavoritkan. Sebaliknya, Amerika Serikat harus mampu mengelola tekanan sebagai tuan rumah sekaligus menjaga efektivitas di depan gawang.

Semangat serupa diperkirakan juga akan dirasakan Amerika Serikat saat tampil di hadapan publik sendiri. Dukungan suporter diprediksi menjadi salah satu faktor yang dapat membedakan jalannya pertandingan.

Jika mampu meraih kemenangan, Amerika Serikat akan mendapatkan modal berharga sebelum menghadapi Australia dan Turki pada laga berikutnya. Namun jika Paraguay berhasil mencuri poin, persaingan Grup D berpotensi menjadi jauh lebih terbuka sejak awal turnamen.

Sumber: FIFA, New York Post, Reuters, TNT Sports, The Guardian

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Semifinal Argentina vs Inggris Diwarnai Polemik, FIFA Pilih Wasit Favorit Messi

Olahraga

De la Fuente Usai Spanyol Singkirkan Prancis: Kami Bermain dengan Kepribadian dan Keyakinan

Olahraga

Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Rival Abadi Prancis Dua Gol Tanpa Balas

Olahraga

Prancis Siap Hentikan Ambisi Spanyol Menuju Partai Akhir, La Roja tak Gentar

Olahraga

Jalan Menuju Semifinal Piala Dunia 2026 Tak Sama, Prancis Paling Nyaman

Olahraga

Messi Ditegur Wasit, Balas Tegur Balik: Jangan Tidak Menghormati Saya