Kitakini.news - Kanada harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bosnia dan Herzegovina pada laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium, Jumat (12/6/2026) atau Sabtu (13/6/2026) dini hri WIB. Tuan rumah sempat mendominasi permainan, namun gagal.
Pelatih Kanada, Jesse Marsch, menilai timnya tampil dominan namun gagal mengonversi peluang menjadi gol tambahan.
"Kami menguasai banyak bagian pertandingan, tetapi di level seperti ini, dominasi saja tidak cukup," ujar Marsch.
Ia juga menyoroti efektivitas penyelesaian akhir yang menjadi pembeda hasil laga.
"Kami menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan. Tapi kami tidak cukup klinis di momen penting," tambahnya.
Meski demikian, Marsch tetap mengapresiasi respons pemain setelah tertinggal lebih dulu.
"Respon setelah kebobolan sangat bagus. Tim ini menunjukkan karakter untuk terus bermain dan tidak menyerah," ucapnya.
Di sisi lain, pelatih Bosnia dan Herzegovina Sergej Barbarez, mengaku puas dengan kerja keras anak asuhnya yang mampu menahan tekanan tuan rumah sepanjang laga.
"Kami tahu Kanada akan menekan sejak menit pertama, tapi para pemain menunjukkan disiplin luar biasa," kata Barbarez.
Ia menilai satu poin di laga pembuka merupakan hasil yang sangat penting bagi Bosnia dalam persaingan grup.
"Ini hasil yang penting. Kami datang untuk bersaing, dan pulang dengan satu poin dari pertandingan yang sangat sulit," ujarnya.
Barbarez juga menegaskan bahwa mental bertanding menjadi kunci keberhasilan timnya mengamankan hasil imbang.
"Tim ini bertarung dengan hati. Itu yang membuat kami bisa bertahan sampai akhir," tambahnya.
Sumber: Reuters, The Guardian, FIFA Match Report, AP News