UFC

Sesumbar Topuria Mengejar Tiga Divisi Berakhir di Tangan Gaethje

Gaethje Tunda Mimpi Topuria Jadi Juara Tiga DIvisi
Sukri - Senin, 15 Juni 2026 15:30 WIB
istimewa
Ilia Topuria babak belur dihajar Justin Gaethje. (Foto: marca.com)
Kitakini.news - Ambisi besar Ilia Topuria untuk memperluas dominasinya di UFC mendapat pukulan telak di panggung paling megah dalam sejarah organisasi tersebut. Petarung yang sebelumnya tak terkalahkan itu harus merelakan sabuk juara kelas ringan setelah dihentikan Justin Gaethje dalam laga utama UFCFreedom 250 di South Lawn Gedung Putih, Minggu (14/6/2026) malam waktu setempat atau Senin (15/6/2026) siang WIB.

Sebelum pertarungan, Topuria datang dengan reputasi luar biasa. Setelah menjadi juara kelas bulu dan kemudian merebut gelar kelas ringan, petarung berdarah Georgia-Spanyol itu secara terbuka berbicara mengenai peluang menjadi juara di tiga divisi berbeda UFC. Kepercayaan dirinya semakin tinggi karena ia memasuki pertarungan dengan rekor sempurna 17 kemenangan tanpa kekalahan.

Pada wawancara yang yang diunggah banyak media berita MMA hingga media sosial, Topuria juga menyampaikan keingiannya untuk naik ke kelas welter untuk merebut sabuk juara ketiga, yang saat ini dipegang juara asal Dagestan, Rusia, Islam Makhachev.

Namun, rencana besar tersebut terhenti oleh sosok yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu petarung paling tangguh di UFC, Justin Gaethje.

Pada awal pertarungan, Topuria sempat menunjukkan kualitasnya sebagai juara. Ia mampu memenangkan sejumlah momen penting dan membuat laga berlangsung ketat. Akan tetapi, pengalaman dan ketahanan mental Gaethje perlahan mengubah arah pertarungan. Petarung Amerika Serikat itu mulai menemukan ritme serangannya melalui kombinasi pukulan keras yang terus menghantam wajah sang juara.

Memasuki ronde ketiga dan keempat, kondisi Topuria mulai memburuk. Kedua matanya mengalami pembengkakan hebat akibat akumulasi pukulan yang diterimanya. Tim medis bahkan sempat melakukan pemeriksaan di tengah laga sebelum akhirnya sudut Topuria memutuskan menghentikan pertarungan di ronde ke-4 demi mencegah kerusakan yang lebih serius. Gaethje pun dinyatakan menang TKO dan resmi menjadi juara dunia kelas ringan UFC yang tak terbantahkan.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen terbesar dalam karier Gaethje. Setelah dua kali gagal dalam perebutan gelar utama UFC pada masa lalu, ia akhirnya berhasil mencapai puncak divisi kelas ringan.

Dalam wawancara di atas oktagon seusai pertandingan, Gaethje mengaku kemenangan itu merupakan hasil dari keteguhan mental yang terus ia bangun sepanjang kariernya.

"Saya tidak pernah berhenti percaya pada diri sendiri," kata Gaethje.

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan panjang dan berbagai kegagalan sebelumnya justru membentuk dirinya menjadi petarung yang lebih kuat.

"Inilah alasan saya terus bertahan dan terus berjuang," ujar Gaethje.

Bagi Gaethje, keberhasilan merebut sabuk juara di depan ribuan penonton di Gedung Putih menjadi pencapaian yang sulit dipercaya. Banyak pengamat bahkan menyebut kemenangan tersebut sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah divisi kelas ringan UFC.

Sementara itu, Topuria harus menerima kekalahan pertama dalam karier profesionalnya. Setelah pertarungan berakhir, ia langsung mendapat perawatan medis dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut akibat cedera di area mata dan wajah.

Kekalahan ini juga memaksa Topuria menunda mimpinya untuk mengejar sejarah sebagai juara tiga divisi UFC. Sebelum dapat memikirkan langkah menuju kelas yang lebih berat, ia kini harus fokus memulihkan diri dan mempertimbangkan jalan kembali menuju puncak divisi ringan.

Bagi Gaethje, malam bersejarah di Gedung Putih tersebut menjadi pembuktian bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai petarung yang selalu menyuguhkan pertarungan spektakuler, kini ia akhirnya dapat menyebut dirinya sebagai juara dunia kelas ringan UFC yang sah.

Sumber: Reuters, MMA Fighting, UFC, AS, Yahoo Sports. Reuters

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry

Olahraga

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Olahraga

5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

Olahraga

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Olahraga

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Olahraga

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics